Selasa, 26 Agustus 2014

Kospi mencatatkan penguatan tipis di awal sesi Asia, terbawa sentimen positif dari Wall Street. Bursa saham AS melanjutkan rally semalam dimana indeks S&P 500 berhasil meraih level psikologis 2000. 

Investor sepertinya cukup yakin dengan keberlanjutan pemulihan ekonomi global setelah ECB's Draghi sinyalkan kesiapan untuk melonggarkan kebijakan lebih lanjut demi menghindari zona-euro dari ancaman deflasi dan resesi.  
http://goo.gl/rcloKc

Meningkatnya aktivitas merjer dan akuisisi di AS juga turut memberikan sentimen positif. Restoran Burger King  dan Tim  Hortons sedang mengkaji merjer sedangkan retailer online Amazon mengakuisisi perusahaan video Twitch. 

 Kospi futures naik 0,43% dan kini diperdagangkan di level 266.55. Meski demikian, investor juga terlihat enggan mendorong kenaikan indeks terlalu tinggi dengan merebaknya kekhawatiran terhadap situasi politik di Ukraina setelah presiden Ukraina membubarkan parlemen. 

Presiden Petro Poroshenko juga umumkan pemilu dini pada 26 Oktober mendatang yang diharapkan dapat mendorong partainya mendapatkan suara mayoritas sehingga dapat memuluskan kebijakan  Poroshenko. Investor juga terlihat berhati-hati menanti pertemuan Presiden Ukraina dengan Presiden Rusia di kota Minsk yang akan membahas upaya perdamaian di wilayah timur Ukraina.


“Untuk latihan bertransaksi Stock & Index silahkan Anda mencoba demo account disini.”
Nikkei dibuka gap down pada hari Selasa, ditengah-tengah sentimen penguatan bursa Asia. Pelemahan nikkei disebabkan koreksi dari mata uang Yen yang menguat sejak kemarin setelah pelemahan sejak minggu lalu.
Bursa Asia Bergerak sedikit menguat setelah pembukaan seiring para investor menghangat pada ide stimulus lebih banyak dari Bank sentral Eropa untuk memicu ekonomi Eropa yang melemah.
Euro turun ke low 1 tahun pada komentar dari kepala ECB Mario Draghi pada minggu lalu bahwa bank sentral telah bersiap merespon dengan semua alat-alat yang tersedia, bergema di pasar.
Bursa eropa memimpin rally naik semalam, dengan banyak indeks negara dan regional naik lebih dari 1%, dengan investor menambah kepercayaan bahwa ECB dapat mengadopsi langkah QE secepatnya minggu depan.
Data Ifo business climate Jerman yang diumumkan kemarin nampak penurunan 4 bulan berturut-turut, makin memicu ekspektasi pembelian aset oleh ECB.
Trend Sideway.
Res : 15635 - 15770 - 16005
Sup : 15400 - 15260 - 15145


Nikkei mencatatkan pelemahan tipis di awal sesi Asia seiring munculnya aksi profit-taking pasca rally kencang sejak 8 Agustus silam. Meredanya pelemahan yen juga menggerogoti optimisme investor terhadap outlook pendapatan eksportir Jepang. 

USD/JPY kini diperdagangkan 104.09; terlihat kesulitan melanjutkan momentum pelemahan setelah kemarin sempat menyentuh 104.26. Pelemahan yen merupakan salah satu penopang rally indeks sehingga meredanya pelemahan yen juga mengurangi tenaga penguatan indeks lebih lanjut. 
http://goo.gl/rcloKc

Investor juga terlihat waspada dengan situasi politik di Ukraina setelah presiden Ukraina membubarkan parlemen. Presiden Petro Poroshenko juga umumkan pemilu dini pada 26 Oktober mendatang yang diharapkan dapat mendorong partainya mendapatkan suara mayoritas sehingga dapat memuluskan kebijakan  Poroshenko. 

Investor juga terlihat berhati-hati menanti pertemuan Presiden Ukraina dengan Presiden Rusia di kota Minsk yang akan membahas upaya perdamaian di wilayah timur Ukraina. Nikkei futures turun 0,13% dan kini diperdagangkan di level 15600. 

“Untuk latihan bertransaksi Stock & Index silahkan Anda mencoba demo account disini.”


Wall Street rally pada hari Senin, dengan S&P 500 menembus level 2.000 untuk pertama kalinya, menyusul tercapainya kesepakatan antara beberapa perusahaan serta optimisme bahwa European Central Bank akan bertindak lebih agresif guna merangsang perekonomian.

http://goo.gl/GhmmmM
Burger King Worldwide dikabarkan tengah membahas wacana penggabungan dengan Tim Hortons dan memindahkan kantor pusatnya ke Kanada. Sedangkan perusahaan Swiss, Roche Holding, telah setuju mengakuisisi perusahaan bioteknologi AS InterMune sebesar $8,3 milyar.
 Pelaku pasar cenderung mengabaikan laporan Departemen Perdagangan AS yang menunjukkan penjualan rumah baru merosot untuk bulan ke-2 berturut-turut di bulan Juli.

Dow Jones Industrial Average ditutup 0,4% lebih tinggi, dengan dipimpin saham JPMorgan Chase dan Goldman Sachs Group. Kinerja solid sektor kekuangan mendorong S&P 500 terapresiasi 0,5%. Sementara Nasdaq Composite naik 0,4%.

 “Untuk latihan bertransaksi Stock & Index silahkan Anda mencoba demo account disini.”
http://goo.gl/rcloKc

Selama enam pekan harga perak (XAGUSD) terus mengalami tekanan. Pekan lalu XAGUSD telah menguji level 76.4% Fibonacci retracement yang berada di 19.32. Dua hari berada di zona ini, XAGUSD berusaha untuk tetap bertahan namun tentunya butuh validasi lanjutan. Selama tidak terjadi penutupan yang jauh di bawahnya memang ada peluang bagi XAGUSD untuk melakukan koreksi besar terhadap trend turun 6-pekan.

Jika rebound besar terjadi, XAGUSD akan mengincar target pertama di 19.65. Namun tetap harus diwaspadai dominasi sellers apalagi jika dollar masih cenderung menguat.

Saran Transaksi (Counter-trend):
Buy di 19.35
SL di 19.15
TP di 19.65

“Untuk latihan bertransaksi Perak silahkan Anda mencoba demo account disini.”

EUR/USD. Bias bearish dalam jangka pendek meskipun dibutuhkan clear break di bawah area 1.3180 untuk memicu momentum bearish lanjutan menuju area support 1.3145. Resistensi terdekat berada di sekitar 1.3255, dengan break konsistenn di atas area itu akan membawa harga ke zona netral dalam jangka pendek dengan kemungkinan menguji ulang area 1.3285.


GBP/USD. Bias bearish dalam pendek terutama jika harga mampu break di bawah area 1.6540 untuk memicu momentum bearish lanjutan menuju area support kunci 1.6495. Sebaliknya, hanya break kembali di atas area 1.6620 yang akan memicu skenario koreksi bullish lebih lanjut untuk menguji ulang area 1.6685.


USD/JPY. Bias bullish dalam jangka pendek meskipun dibutuhkan clear break area 104.20 untuk memicu tekanan bullish lanjutan menuju area resistensi kunci 104.50. Support terdekat berada di sekitar area 103.70, dimana break di bawah area itu akan membawa harga ke zona netral seiring arah menjadi tidak jelas dalam jangka pendek dengan potensi menguji ulang area 103.25.


USD/CHF. Bias bullish dalam jangka pendek terutama jika harga mampu break di atas area 0.9165 untuk memicu momentum bullish lebih lanjut menuju area 0.9190. Support terdekat berada di sekitar area 0.9100, dimana gangguan konsisten di bawah area itu akan membawa harga ke zona netral dalam jangka pendek dengan kemungkinan menguji ulang area 0.9075.


AUD/USD. Bias bearish dalam jangka pendek terutama jika harga mampu clear break kembali di bawah area 0.9270 untuk memicu momentum bearish lanjutan menuju area 0.9240. Resistensi terdekat berada di sekitar area 0.9330, break konsisten di atas area itu akan membawa harga ke zona netral seiring arah menjadi tidak jelas dalam jangka pendek dengan kemungkinan menguji ulang area 0.9360.


XAU/USD. Bias bearish dalam jangka pendek dengan target menguji ulang area 1272. Break konsisten di bawah area itu bisa memicu momentum bearish lanjutan menuju area 1258. Sebaliknya, hanya clear break di atas area 1285 yang dapat mengubah bias intraday kembali bullish untuk mengincar area 1291 sebelum menuju area 1298.


Hang Seng Futures. Bias bullish dalam jangka pendek dengan break konsisten di atas area 25260 akan mendorong keberlanjutan rally ke rekor tertinggi baru. Namun indikator stochastic yang telah overbought mensinyalkan potensi terjadinya koreksi ke area 25075, dimana clear break di bawah area itu bisa memicu tekanan bearish lanjutan menuju area 24900 atau bahkan area 24850.


Nikkei Futures. Bias bullish dalam jangka pendek terutama jika harga mampu clear break di atas 15630, yang akan memicu momentum bullish lebih lanjut untuk menguji ulang 15695 sebelum menuju 15775. Sebaliknya, support terdekat berada di sekitar 15530. Penembusan konsisten di bawah area itu dapat memicu koreksi lebih tajam menuju 15450 atau bahkan 15380.


Kospi Futures. Bias masih netral dengan sedikit momentum bearish, dibutuhkan break ke bawah area 263.00 untuk memicu momentum bearish lanjutan menuju area 260.30. Sementara itu, break ke atas resisten terdekat di sekitar area 265.75 dapat mengubah bias harian menjadi bullish menuju area 269.10 dalam jangka pendek.

“Untuk latihan bertransaksi silahkan Anda mencoba demo account disini.”

Senin, 25 Agustus 2014

Posisi utang pemerintah turun sekitar Rp6,58 triliun pada Juli 2014, jika dibandingkan Juni yang berada di posisi Rp2.507,52 triliun. Sampai Juli, sebagaimana dilansir dari situs Direktortat Jenderal Pengelolaan Utang, utang pemerintah berada di posisi Rp2.500,94 triliun, yang terbagi sebagai pinjaman dan Surat Berharga Negara (SBN).
 
Dari pinjaman, terdapat porsi pinjaman luar negeri yaitu sebesar Rp671,2 triliun dan porsi pinjaman dalam negeri sebesar Rp2,52 triliun. Dari pinjaman luar negeri itu sendiri, dibagi kedalam bilateral, multilateral, komersial dan suppliers yang masing-masing sebesar Rp358,89 triliun, Rp269,06 triliun, Rp42,98 triliun dan Rp0,26 triliun.

http://goo.gl/rcloKc

Sementara itu, nominal SBN per Juli 2014 adalah sebesar Rp1.871,21 triliun. SBN ini terdiri dari denominasi valuta asing (valas) sebesar Rp412,17 triliun dan denominasi rupiah sebesar Rp1.415,04 triliun.Dari data, posisi utang pemerintah sebagian besar berupa SBN dimana, 56 persen lebih merupakan utang berdenominasi rupiah.

Sumber: rilis berita Kementerian Keuangan Republik Indonesia
www.kemenkeu,.go.id
*disadur tanpa penyuntingan

 “Untuk latihan bertransaksi silahkan Anda mencoba demo account disini.”

Selasa (26/8) besok, pemerintah akan kembali melakukan lelang Surat Berharga Syariah Negara (SBSN) atau sukuk negara sejumlah Rp1,5 triliun. Ada tiga seri sukuk yang akan dilelang. Pertama, seri PBS005 (reopening) yang menawarkan imbal hasil sebesar 6,75 persen, akan jatuh tempo pada 15 April 2043. Kedua, seri PBS006 (reopening) yang menawarkan imbal hasil sebesar 8,25 persen, dan akan jatuh tempo pada 15 September 2020.

Penerbitan kedua seri SBSN tersebut menggunakan akad ijarah asset to be leased, dengan underlying asset berupa proyek/kegiatan dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) Tahun Anggaran 2014.

http://goo.gl/rcloKc
Ketiga, seri SPN-S 13022015 (reopening) yang menawarkan pembayaran imbal hasil secara diskonto. Sukuk seri ini akan jatuh tempo pada 13 Februari 2015. Penerbitan sukuk ini menggunakan akad ijarah sale and lease back, dengan underlying asset Barang Milik Negara (BMN) berupa tanah dan bangunan.

Kepala Biro Komunikasi dan Informasi Kementerian Keuangan, Yudi Pramadi dalam keterangan resminya menyatakan bahwa lelang akan dibuka pada 26 Agustus 2014 pukul 10.00 WIB dan ditutup pada pukul 12.00 WIB. Hasilnya akan diumumkan pada hari yang sama setelah pukul 15.30 WIB. Sementara, setelmen akan dilakukan pada 28 Agustus 2014.
Lelang ini bersifat terbuka (open auction) dengan metode harga beragam (multiple price). Dengan demikian, pada prinsipnya semua pihak, baik investor individu maupun institusi dapat menyampaikan penawaran pembeliannya (bids).

Namun, dalam pelaksanaannya, penyampaian bids harus melalui peserta lelang yang telah memperoleh persetujuan dari Kementerian Keuangan. Pelaksanaan lelang sendiri akan dilakukan dengan sistem pelelangan yang diselenggarakan oleh Bank Indonesia (BI) sebagai agen lelang SBSN.

“Untuk latihan bertransaksi silahkan Anda mencoba demo account disini.”
Draghi hanya mendorong European Central Bank semakin dekat ke arah pelonggaran kuantitatif.
Dengan data euro pada pekan ini yang bersiap menunjukkkan inflasi terlemah sejak tahun 2009, Presiden ECB menggunakan profil tertinggi konfrensi bank sentral di Jackson Hole, Wyoming, untuk memperingatkan bahwa investor bertaruh pada harga "yang di pamerkan turun secara signifikan."

Bursa saham naik dan yield obligasi serta euro turun seiring komentar tersebut telah memicu spekulasi bahwa ECB pada akhirnya akan menuju ke sebuah bentuk stimulus moneter yang sudah lama mereka hindari. Draghi sebelumnya telah mengatakan bahwa jika outlook inflasi memburuk dalam jangka menengah itu akan berikan sebuah alasan untuk pembelian aset secara luas.
http://goo.gl/rcloKc

Pidato pada tanggal 22 Agustus "telah menjadi peristiwa penting dan menandai titik balik dari retorika ECB," kata Philippe Gudin, kepala ekonom Eropa di Barclays Plc di Paris. "Kami pikir bahwa perkembangan ekonomi akhir-akhir ini telah meningkatkan kesempatan dari tindakan QE pada langkah selanjutnya oleh mereka."

Inflasi zona Euro melambat ke level 0.3% pada bulan ini, itu jauh di bawah target ECB di level 2%, menurut estimasi median dalam survei Bloomberg menjelang laporan tanggal 29 Agustus. Data lainnya pada pekan ini di prediksi akan menunjukkan tingkat pengangguran bertahan di dekat rekor tertinggi dan tingkat kepercayaan ekonomi turun. GDP di zona Euro akan stagnan di kuartal kedua.

“Untuk latihan bertransaksi silahkan Anda mencoba demo account disini.”