Kamis, 17 Juli 2014

Emas naik untuk kedua harinya pada sesi London seiring sanksi baru terhadap Rusia meningkatkan tingkat permintaan safe haven dan dalam spekulasi harga emas yang berada dekat level rendah 3 pekan akan memicu lebih banyak aksi beli. 

Emas sempat anjlok ke level sekitar $1,292.26 per ons pada tanggal 15 Juli lalu, level terendah sejak 19 Juni, seiring Gubernur Federal Reserve Janet Yellen mengatakan tingkat suku bunga dapat naik lebih cepat dari perkiraan jika inflasi dan tenaga kerja naik lebih cepat dari antisipasi, meski stimulus masih dibutuhkan. Emas anjlok sebanyak 28% di tahun 2013 lalu dalam ekspektasi the Fed akan memangkas stimulus.

http://goo.gl/MOQklR

Harga emas rebound sebanyak 8.4% tahun ini seiring bank sentral AS berjanji untuk menahan tingkat suku bunga di level rendah dan seiring ketegangan di Timur Tengah dan Ukraina yang memicu permintaan safe haven. AS dan Uni Eropa memberlakukan sanksi baru terhadap bank-bank, perusahaan energi, dan perusahaan pertahanan Rusia dalam usaha terkini untuk menekan Rusia agar menghentikan campur tanganya di Ukraina.

“Sanksi baru terhadap Rusia meningkatkan ketegangan geopolitik,” ucap Robin Bhar, analis pada Societe Generale SA di London. “Ada sedikit aksi bargain hunting, mengingat penurunan tajam dalam beberapa hari terakhir. Secara keseluruhan kita masih berada pada downtrend, tergantung oleh waktu kenaikan suku bunga dan berakhirnya program quantitative easing oleh the Fed.”
Yen melambung ke level tinggi 5 bulan terhadap euro pada hari Kamis seiring aksi beli safe haven setelah pihak Barat memberlakukan sanksi tambahan terhadap Rusia, yang mana menekan selera resiko global. 

Mata uang Jepang menguat terhadap hampir semua mata uang utama seiring AS dan Uni Eropa menambah sanksi terhadap Rusia terkait masalah di Ukraina. Sementara itu, indeks dollar berada dekat level tinggi 4 pekan menjelang data sektor perumahan dan manufaktur hari ini.  

http://goo.gl/rcloKc

Bursa saham Eropa dibuka di area negatif, sementara obligasi Jerman mendapatkan permintaan yang tinggi seiring Amerika Serikat memberikan sanksi terhadap sejumlah perusahaan paling besar di Rusia termasuk grup minyak terbesar dan produsen gas alam independen terbesar.
 
"Sentimen resiko memburuk terkait masalah di Rusia yang hal itu melambungkan yen," ucap Yujiro Goto, analis mata uang pada Nomura. "Ditambah, pasangan dollar/yen telah naik dalam beberapa hari belakangan ini, sehingga akan ada short-covering. 101.20 akan menjadi support yang bagus untuk dollar/yen."
http://goo.gl/MOQklR

Jumlah orang yang menganggur di Inggris sepanjang tahun 2014 ini semakin berkurang setiap bulannya hal ini terlihat dari tingkat pengangguran yang selalu berkurang setiap bulan Januari sampai bulan Mei 2014. Dan pada bulan Mei lalu, Office for National Statistics melaporkan jumlah pengangguran berkurang lagi dari bulan sebelumnya.

Pengurangan pengangguran tersebut menunjukkan bertambahnya lapangan kerja dan juga penambahan pada upah tenaga kerja tersebut. Dari laporan Statistik tersebut tingkat pengangguran di Inggris untuk bulan Mei turun menjadi 6,5 persen dari 6,6 persen pada periode sebelumnya, yang merupakan tingkat terendah sejak akhir 2008.
 United Kingdom Unemployment RateDari sekitar  30.6 juta  orang dalam pekerjaan, lebih dari 254.000 tenaga kerja bertambah dari  bulan Desember 2013 sampai Februari 2014 dan lebih dari 929.000 tahun sebelumnya. Dalam laporan tersebut juga dilaporkan proporsi orang berusia 16-64 dalam pekerjaan terus meningkat, mencapai 73,1 persen untuk Maret-Mei 2014.

Dari sekitar  2,12 juta orang yang menganggur di Inggris, kurang dari 121.000 tenaga kerja bertambah dari bulan Desember 2013 sampai Februari 2014 dan 383.000 lebih sedikit dari tahun sebelumnya. Ada 8.780.000 orang aktif secara ekonomi berusia 16-64. Jumlah ini kurang dari 67.000 dari bulan Desember 2013 sampai Februari 2014 dan 258.000 lebih sedikit dari tahun sebelumnya.

Sedangkan proporsi orang berusia 16-64 yang tidak memiliki pekerjaan tetapi tidak mencari atau tersedia untuk bekerja terus menurun, mencapai 21,7 persen untuk bulan Maret sampai Mei 2014.

Office for National Statistics juga mengumumkan kepada publik bahwa terjadi pertumbuhan positif pada pendapatan pekerja di Inggris, kendati sedikit melambat dari periode lalu. Perkembangan tersebut ditunjukkan oleh indikator fundamental ekonomi Average Earnings Index 3m/y yang tumbuh sebesar 0.3%, sedikit dibawah nilai pada periode sebelumnya yaitu 0.8%. Penurunan tersebut menunjukkan performa yang lebih rendah dari estimasi sejumlah ekonom, yang memperkirakan hanya akan turun ke angka 0.5%. Dan sebagai informasi, saat data ini dirilis terjadi penguatan pada kurs mata uang Pound Sterling.
Berdasarkan salah satu hasil pengukuran inflasi di Amerika, indeks harga produsen meningkat pada bulan lalu. Hal ini mengindikasikan indeks harga konsumen dapat bergerak perlahan menuju tingkat inflasi yang ditargetkan oleh Bank Sentral Amerika (The Fed).

Departemen Tenaga Kerja mengatakan bahwa indeks harga produsen untuk permintaan akhir yang biasa digunakan untuk mengukur perubahan harga barang dan jasa yang perusahaan terima, meningkat 0,4% pada bulan Juni dari bulan sebelumnya. Kenaikan indeks harga produsen tersebut sedikit lebih tinggi dari prediksi ekonom yang disurvei oleh The Wall Street Journal yang mengatakan bahwa PPI akan naik 0,3%.
united-states-producer-prices united-states-producer-prices-change
Indeks harga produsen secara basis tahunan di bulan Juni naik 1,9% dari tahun lalu, sedikit lebih rendah dari kenaikan tahunan 2% pada bulan Mei dan kenaikan 2,1% pada bulan April.

Kenaikan harga bulan Juni yang dipimpin oleh kenaikan 2,1% pada bahan bakar. Selain barang energi, barang konsumsi juga mengalami kenaikan yangv cukup tinggi. Harga untuk barang-barang konsumen jadi naik 3,2% pada bulan Juni dari tahun sebelumnya, naik dari kenaikan 2,8% pada bulan Mei.

The Fed menargetkan inflasi sekitar 2 persen sebagai penjaga terhadap deflasi, yang dapat menyebabkan penurunan upah dan memicu resesi. Pada saat yang sama, The Fed juga ingin menghindari inflasi berlebihan dan melindungi konsumen dan nilai tukar dolar.
http://goo.gl/rcloKc

Inflasi yang rendah akan meningkatkan daya beli sehingga konsumen dapat meningkatkan konsumsi mereka.Akan tetapi, inflasi yang rendah juga mencerminkan pemulihan resesi besar yang lemah yang kini memasuki tahun keenam. Hal itu karena pelaku bisnis enggan untuk menaikkan harga mereka, karena mereka khawatir jika pelanggan mereka tidak memiliki pendapatan untuk membeli barang dan jasa mereka.

Inflasi yang rendah telah memungkinkan Fed untuk mengejar langkah-langkah ekstrim untuk meningkatkan perekonomian. Ini termasuk memegang suku bunga jangka pendek mendekati nol dan membeli obligasi untuk menekan suku bunga jangka panjang. Hal ini telah dimulai dengan beberapa langkah-langkah. Salah satunya memotong program pembelian obligasi bulan menjadi $ 35 miliar dari $ 85 milyar tahun lalu.The Fed  telah memastikan pembelian obligasi suku bunga rendah yang mendorong investor untuk menuangkan uang ke dalam perekonomian.
http://goo.gl/rcloKcPada perdagangan hari ini nilai tukar rupiah terhadap dollar AS terpantau mengalami peningkatan meskipun masih terbatas (17/7). Kinerja dollar yang sedang berada dalam pola menguat terhadap rival-rivalnya membuat rupiah sulit untuk menemukan dorongan menguat. Akan tetapi dengan kenaikan yang dialami oleh IHSG hari ini mata uang lokal mampu naik sedikit.

Pagi ini IHSG di Bursa Efek Indonesia (BEI) dibuka menguat sebesar 14,57 poin atau 0,29 persen menjadi 5.128,50, seiring dengan sentimen domestik dan eksternal yang cenderung kondusif. Membaiknya IHSG tidak lepas dari kenaikan bursa saham global dan Asia.

Dini hari tadi bursa saham Wall Street ditutup menguat dan mengantarkan indeks Dow Jones ke level paling tinggi sepanjang sejarah. Dow Jones membukukan penutupan di rekor tertinggi untuk 15 kali dalam tahun 2014 ini. Saham-saham di sektor teknologi bergerak rally setelah Intel mengeluarkan outlook keuangan yang solid untuk kuartal ketiga mendatang.

Akan tetapi kinerja dollar yang juga menguat menghadang kenaikan rupiah sehingga hanya sedikit. Pagi ini rupiah terpantau berada pada posisi 11683 per dollar AS. Rupiah mengalami peningkatan sebesar 14 poin atau 0.12 persen dibandingkan dengan posisi penutupan perdagangannya kemarin.

Diperkirakan bahwa nilai tukar rupiah terhadap dollar AS pada perdagangan hari ini akan cenderung mengalami pergerakan yang menguat meskipun masih terbatas. Mata uang lokal tersebut diprediksi akan mengalami pergerakan pada kisaran 11650 – 11750 per dollar AS.
http://goo.gl/rcloKcHarga emas pagi ini terlihat rebound. Harga sudah berada di kisaran $1304 per troy ons yang juga termasuk kisaran resisten. Kisaran resisten selanjutnya di 1314. Indikator MACD, Stochastics dan RSI pada grafik H4 memang menunjukkan potensi penguatan jangka pendek. Namun ada banyak resistensi antara kisaran 1304-1314 yang bisa menahan pergerakan naik harga emas.

Sementara pergerakan di atas 1314, membuka peluang penguatan lebih lanjut ke area 1321. Dan pelemahan di bawah kisaran support 1292 yang juga MA 200 grafik H4 bisa membuka peluang pelemahan mendekati area 1281-1285.

Market Mover hari ini: Data CPI Zona Euro, data Ijin Membangun AS, data Klaim Tunjangan Pengangguran Mingguan AS dan Indeks Manufaktur di kawasan Philadelphia.
http://goo.gl/rcloKcApple dapat dikenakan denda $450 juta atas kasus konspirasi dengan perusahaan penerbitan atas harga e-book, menurut laporan Reuters. Denda tersebut masih menunggu hasil pengadilan New York dan masih dapat berubah. 

Kejaksaan AS telah menuntut Apple dan 5 perusahaan penerbitan atas konspirasi menaikan harga e-book pada tahun 2012. Kejaksaan juga menilai Apple kembali melakukan konspirasi dengan perusahaan penerbitan pada tahun 2013 demi mengurangi kompetisi dari pesaing seperti Amazon. 

Apple membantah telah melakukan konspirasi atas harga e-book dan akan mengajukan banding. "Kami tidak melakukan kesalahan dan kami percaya dengan fakta yang akan menunjukan hal tersebut," ujar juru bicara Apple Kristin Huguet. Meski demikian, jumlah denda tersebut cukup kecil jika dibandingkan jumlah pendapatan Apple yang mencapai $37,04 miliar pada tahun fiskal 2013.
eBay berhasil mencatatkan kenaikan pendapatan 13% di kuartal kedua 2014 seiring bagusnya kinerja unit bisnis PayPal. Apiknya kinerja PayPal  membantu performa perusahaan di tengah ketatnya kompetisi dari Amazon dan buruknya pemberitaan media pasca serangan cyber. 

http://goo.gl/rcloKcSaham eBay telah turun 8% sejak bulan April pasca kasus serangan cyber membocorkan data 145 juta konsumen, kepergian petinggi PayPal David Marcus, dan meningkatnya kompetisi baik secara online dan offline. eBay juga terpukul oleh perubahan algoritme Google yang membuat situs retailer online tersebut menjadi jarang muncul dalam pencarian google. 

"Semester pertama tahun ini cukup memberikan tantangan," tutur CFO Bob Swan merujuk pada serangan cyber dan perubahan algoritme Google yang cukup memberikan dampak signifikan. eBay utarakan akan fokus untuk mendorong lebih banyak konsumen termasuk pemberian kupon, insentif penjual, dan peningkatan pemasaran. 

Untuk kuartal kedua, eBay mencatatkan kinerja EPS (laba per saham) sebesar $0.69; sedikit lebih baik dari estimasi analis $0.68. eBay memprediksikan pendapatan di kuartal ketiga akan berkisar $4,3 hingga $4,4 miliar; tidak jauh berbeda dari estimasi analis $4,4 miliar.
Saham Time Warner Inc. meroket pada sesi pre-market hari Rabu menyusul pemberitaan tentang penolakan perusahaan media tersebut atas tawaran pembelian senilai total $80 milyar dari 21st Century Fox.

http://goo.gl/rcloKc
21st Century Fox berniat mengakuisi Time Warner dengan harga $85 per saham yang akan dibayarkan dalam bentuk tunai dan saham. Meskipun telah mendapat penolakan, 21st Century Fox nampaknya masih akan terus melanjutkan upayanya, mengutip pernyataan dari sumber dalam perusahaan. 

Sampai tahun lalu 21st Century Fox masih merupakan bagian dari News Corp., perusahaan induk dari MarketWatch. Pasca pemberitaan tersebut, saham Time Warner terpantau melonjak lebih dari 20%.

http://goo.gl/rcloKcPara analis Wall Street sebelumnya memperkirakan BofA akan mendulang laba 27 sen per saham, dengan pendapatan sebesar $21,65 milyar. Dalam kesempatan yang sama BofA juga mengumumkan telah mencapai kesepakatan senilai $650 juta dengan American International Group untuk menyelesaikan semua biaya litigasi terkait surat berharga berbasis hipotek. 

Biaya Litigasi juga menjadi bagian penting dari pendapatan BofA kuartal lalu, ketika mereka harus menyisihkan sekitar $6 milyar untuk menuntaskan permasalahan surat berharga berbasis hipotek dengan Departemen Kehakiman AS

Saham Bank of America Corp. terpantau anjlok sekitar 1% dalam sesi pre-market hari Rabu.
Minyak West Texas Intermediate naik untuk hari kedua setelah cadangan minyak mentah turun ke level terendah dalam enam bulan seiring tingkat proses di kilang minyak meningkat ke level tertinggi sejak tahun 2005 di AS, yang merupakan konsumen minyak terbesar di dunia.

http://goo.gl/MOQklRMinyak berjangka menguat sebanyak 0.3% di New York setelah kemarin naik 1.2%, yang merupakan kenaikan terbesar dalam empat bulan. Cadangan minyak mentah menyusut sebesar 7.53 juta barel pada pekan lalu menjadi 375 juta, menurut data dari Energy Information Administration. Tingkat operasi kilang berada pada level 93.8% dari kapasitasnya, itu adalah level tertinggi dalam hampir sembilan tahun terakhir.

Minyak WTI untuk pengiriman bulan Agutus naik sebanyak 33 sen menjadi $101.53 per barel dalam perdagangan elektronik di New York Mercantile Exchange dan saat ini bergerak di kisaran $101.48 pada pukul 08.47 wib. Kontrak menguat sebesar $1.24 menjadi $101.20 pada saat kemarin. Harga minyak telah naik sebesar 3% pada tahun ini.

Suplai minyak mentah di Cushing, Oklahoma, yang merupakan titik pengantaran untuk WTi, turun sebesar 650.000 barel menjadi 20.3 juta, kata EIA. Cadangan minyak nasional AS di prediksi akan turun sebesar 2.75 juta, menurut estimasi median dari 10 analis dalam survey Bloomberg.
Minyak mentah rebound dari level terendah dua bulan pada hari Rabu, setelah laporan persediaan minyak menunjukkan penurunan lebih besar dari perkiraan. Minyak sebelumnya merosot ke level terendah dalam dua bulan terakhir akibat meningkatnya pasokan minyak dari Libya dan data ekonomi yang kurang apik mempertajam kekhawatiran pasar global sedang mendekati kejenuhan. Output minyak Libya dilaporkan telah naik menjadi 588.000 barel per hari, naik sekitar 25% dari akhir pekan lalu.

http://goo.gl/MOQklR
Sementara itu China yang merupakan konsumen minyak terbesar kedua di dunia memberikan optimisme akan peningkatan permintaan minyak setelah memcatat pertumbuhan ekonomi lebih baik dari estimasi. Data menunjukkan produk domestik bruto China naik 7,5% pada periode April – Juni dari tahun sebelumnya, di atas estimasi analis sebesar 7,4%. Sementara produksi industri naik 9,2% di bulan Juni dari tahun sebelumnya, di atas estimasi sebesar 9%, dan 8,8% di bulan Mei

Energy Information Administration melaporkan persediaan minyak mentah AS turun 7,5 juta barel pada pekan yang berakhir 11 Juli. Para analis yang disurvei oleh Platts memperkirakan penurunan persediaan sebesar 3 juta barel. EIA juga melaporkan persediaan bensin naik 200.000 barel, dan minyak distilasi naik 2,5 juta barel. Analis memperkirakan kenaikan persediaan bensin sebesar 1,2 juta barel, dan minyak distilasi naik 2 juta barel.

Minyak pada perdagangan Rabu ditutup pada level $101,52 per barel, dengan level terendah harian $100,07 dan tertinggi $101,60.
Mata uang Korea Selatan, won, menguat ke level tertinggi dalam enam pekan atas spekulasi bahwa para eksportir menjual dollar mereka untuk mengambil keuntungan dari nilai tukar yang menguntungkan dan dana global menambahkan kepemilikan mereka pada ekuitas lokal.

http://goo.gl/rcloKcIndeks saham Kospi menuju ke level penutupan tertinggi pada tahun ini seiring para investor asing membeli lebih banyak saham-saham Korea Selatan daripada yang mereka jual untuk hari ketiga beruntun. Harga produsen negara tersebut naik 0.1% di bulan Juni dari setahun yang lalu, itu adalah kenaikan pertama sejak September 2012, kata bank sentral pada hari ini. Pemerintah melaporkan surplus perdagangan sebesar $5.29 milyar di bulan Juni, itu adalah surplus untuk bulan ke 29 beruntun.

Won menguat sebesar 0.6%, menjadi 1,026.15 per dollar pada hari ini, itu adalah level tertinggi sejak 5 Juni. Won, yang kemarin menyentuh level terlemah sejak 28 April, telah naik sebesar 2.3% pada tahun ini.

“Para eksportir lokal menjual dollar mereka seiring mereka berpikir bahwa nilai tukar dollar-won telah mencapai puncaknya dalam jangka pendek,” kata Jude Noh, seorang trader mata uang di Suhyup Bank di Seoul. “Pelemahan won akhir-akhir ini tidak di picu oleh krisis, jadi level saat ini akan sangat menarik untuk menjual greenback.”
Dollar AS berada di dekat level tertinggi dalam tiga pekan terhadap serangkaian mata uang utama di tengah spekulasi bahwa pemulihan di negara dengan tingkat perekonomiannya yang terbesar di dunia mendapatkan traksi.

Kontrak untuk menjual euro terhadap dollar berada di dekat level termahal dalam enam pekan sebelum di rilisnya data pada hari ini yang mungkin menunjukkan perbaikan di pasar perumahan. Mata uang blok 18 negara mencapai level terendah dalam lima bulan terhadap yen sebelum di rilisnya laporan yang para ekonom perkirakan akan menegaskan inflasi di zona euro bertahan di bawah level 1% untuk bulan ke sembilan , yang saat ini berada kurang dari setengah target bank sentral Eropa.

http://goo.gl/rcloKc
“Data ekonomi AS akhir-akhir ini telah membaik,” kata Yuki Sakasai, seorang analis mata uang di Barclays Plc di New York. “Di saat bank sentral yang berikan yield rendah masih dovish, yang termasuk salah satunya ECB, itu dapat memperkuat dollar terhadap euro.”

Greenback di perdagangkan di $1.3528 per euro dari $1.3525 kemarin, ketika dollar mencapai $1.3521, itu adalah level terkuat sejak 16 Juni. Mata uang bersama hanya sedikit berubah di 137.49 yen dari harga penutupan jam perdagangan New York, setelah sebelumnya sempat menyentuh 137.45, yang merupakan level terendah sejak 6 Februari. Dollar bergerak di kisaran 101.63 yen dari 101.67.
Dollar AS melesat ke level tertinggi dalam lebih dari 3 pekan versus rival-rival utama seiring Ketua Federal Reserve Janet Yellen, untuk hari ke-2, menyampaikan testimoni tentang kondisi perekonomian AS. Di depan House Financial Services Committee, Yellen mengatakan bahwa bank sentral akan memangkas neraca sebanyak $4,38 trilyun seiring rencana normalisasi kebijakan moneter.

http://goo.gl/rcloKc Greenback juga menyentuh level terkuat sebulan versus Euro pasca kenaikan data harga produsen AS bulan Juni yang melampaui ekspektasi. 

"Jika ekonomi dan pasar tenaga kerja AS terus menunjukkan perbaikan yang lebih cepat dari harapan Fed, maka kenaikan suku bunga mungkin bisa datang dan meningkat lebih cepat," kata Brian Daingerfield, analis mata uang RBS Securities di Stamford, Connecticut. 

"Kondisi tersebut bisa menghadirkan tekanan baru pada Euro/Dollar dalam jangka menengah."
Sterling kembali mendekati level puncak 6-tahun terhadap beberapa mata uang utama pasca data menunjukkan angka pekerjaan di Inggris bertambah sebesar 254.000 ke rekor tertinggi 30.643.000 dalam periode 3 bulan sampai Mei. 

http://goo.gl/rcloKc
Tingkat pengangguran juga turun menjadi 6,5% dari sebelumnya 6,6%, yang menambah tanda-tanda pemulihan ekonomi Inggris. Namun masih lemahnya pertumbuhan upah kian membenarkan pandangan Bank of England bahwa pemulihan dapat terus berlanjut tanpa memicu lonjakan inflasi. Kekecewaan itu menghantarkan Sterling melemah versus Dollar AS

"Detail dari laporan ketenagakerjaan secara keseluruhan sangat positif, yang memberikan lebih banyak bukti bahwa penguatan ekonomi Inggris terus berlanjut dan semakin merata," kata Ian Stannard, analis mata uang Morgan Stanley.
Meskipun masih tipis, indeks Hang Seng mampu bergerak pada kisaran positif di perdagangan hari Kamis (17/7) lantaran sikap para investor nampak optimis setelah Wall Street kembali mencatatkan rekor tertinggi lagi semalam.

Selain itu, sebagian kalangan investor juga masih dalam suasana euphoria menyambut data-data ekonomi China yang rilis pada sesi kemarin terutama angka pertumbuhan yang meningkat di kuartal dua.

http://goo.gl/MOQklRNamun demikian rally indeks kembali terbatas lantaran sikap investor Hong Kong terpengaruh oleh aksi jual di lantai bursa Shanghai China yang kini mengalami kemerosotan. Koreksi Shanghai terkait setelah otoritas pusat mengatakan akan menghentikan pemberian fasilitas mobil bagi para pejabat junior di pemerintah.

Selain itu, penurunan indeks juga akibat munculnya kekhawatiran terhadap penjualan saham baru yang akan mengalihkan sejumlah dana dari sektor ekuitas yang ada saat ini. Di lantai bursa Hong Kong nampak saham-saham otomotif berjatuhan karena terseret oleh koreksi tajam dari saham SAIC Motor Corp. yang anjlok hingga 1.7%.    

Sementara indeks utama Hang Seng tercatat menguat tipis +0.11% atau +25.78 poin pada kisaran 23549.06. Sedangkan indeks Shanghai tergerus -0.48% atau -9.95 poin pada kisaran 2057.32.
Kospi menguat, terbawa oleh sentimen positif dari Wall Street setelah bursa saham AS kembali melanjutkan rally. Publikasi data AS dan laporan Fed Beige Book membuat investor lebih yakin dengan keberlanjutan momentum pemulihan ekonomi Paman Sam. Meski melambat, produksi industri AS masih catatkan kenaikan 0,2% di Juni sedangkan indeks sektor perumahan AS meningkat ke level 53 untuk bulan Juli. 

Laporan Fed Beige Book menunjukan aktivitas perekonomian AS cukup moderat seiring ke-12 distrik Fed melaporkan belanja konsumen yang lebih kuat dan ekspansi sektor manufaktur. AS merupakan mitra dagang utama Korea Selatan sehingga sinyal perbaikan ekonomi AS juga akan berdampak positif untuk perekonomian Korea Selatan.  

Meredanya penguatan nilai tukar won juga masih memberikan katalis positif untuk eksportir Korea Selatan. Won diperdagangkan di level 1028.20 pada awal sesi Asia; coba menjauhi level terkuat 5 tahun 1007.90 yang diraih pada 7 Juli silam. Kospi futures menguat 0,57% dan kini diperdagangkan di level 263.40.
http://goo.gl/MOQklR

Meski demikian, investor terlihat enggan mendorong kenaikan indeks terlalu tinggi di tengah kekhawatiran kembali memburuknya hubungan Barat dengan Rusia. AS dan Uni Eropa  memperluas cakupan sanksi kepada Rusia seiring Moskow tetap mendukung aksi separatis di Ukraina. AS menargetkan perbankan Rusia termasuk Gazprombank, perusahaan pertahanan, dan perusahaan energi termasuk Rosneft. 

Uni Eropa akan menjabarkan rincian sanksi pada akhir bulan Juli namun utarakan perbankan investasi tidak akan diizinkan untuk mendanai proyek di Rusia. Di lain pihak, Presiden Rusia mengatakan sanksi akan berujung pada berakhirnya hubungan antara AS dengan Rusia.
Bursa saham AS menguat pada hari Rabu, membawa Dow Jones mencetak rekor ke 15 sepanjang tahun ini. Sentimen investor terangkat oleh laporan earning perusahaan, bursa juga mempertahankan penguatan dekat level tertinggi intraday setelah rilis Beige Book Federal Reserve, yang menunjukkan ekonomi AS berekspansi dengan laju moderat, dan belanja konsumen naik di seluruh distrik Fed.

http://goo.gl/rcloKcChina yang merupakan negara dengan ekonomi terbesar di dunia juga memberikan sentimen positif bagi investor. Data menunjukkan ekonomi China tumbuh 7,5% di kuartal kedua, di atas estimasi 7,4%. Data lain menunjukkan produksi industri China di bulan Juni naik 9,2% lebih tinggi dari estimasi sebesar 9%.

Saham teknologi rally setelah laporan earning dari Intel, perusahaan pembuat chip tersebut memberikan perkiraan laba di kuartal ketiga lebih tinggi dari estimasi Wall Street. Apple dan International Business Machine menguat setelah mengatakan akan bekerja sama untuk mengembangkan aplikasi bisnis dan perangkat mobile.

Indeks Dow Jones naik 0,4% dan mencetak rekor tertinggi sepanjang masa pada level 17138,20. S&P 500 ditutup sedikit dibawah rekor tertingginya setelah menguat 0,4% menjadi 1981,57. Nasdaq naik 0,2% menjadi 4425,97.
http://goo.gl/MOQklRBursa saham Eropa rally pada hari Rabu setelah data Inggris menunjukkan lebih banyak penambahan tenaga kerja, dan pertumbuhan ekonomi China di atas estimasi. Data menunjukkan produk domestik bruto China naik 7,5% pada periode April – Juni dari tahun sebelumnya, di atas estimasi analis sebesar 7,4%. Sementara produksi industri naik 9,2% di bulan Juni dari tahun sebelumnya, di atas estimasi sebesar 9%, dan 8,8% di bulan Mei. Data-data tersebut mendorong saham-saham perusahaan tambang.

Indeks CAC 40 Perancis naik 1,5% menjadi 4369,06, dan DAX 30 Jerman menambah 1,4% menjadi 9859,27.

Bursa saham Inggris juga menguat setelah laporan apik dari pasar tenaga kerja. Tingkat pengangguran dalam tiga bulan yang berakhir Mei turun menjadi 6,5% dari bulan April sebesar 6,6%, namun pertumbuhan gaji melambat ke level terendah sejak tahun 2001. Bank of England memberikan sinyal ingin melihat kenaikan pertumbuhan gaji yang tinggi sebelum mulai menaikkan tingkat suku bunga. Indeks FTSE 100 ditutup menguat 1,1% menjadi 6784,67.
  • EUR/USD. Bias bearish dalam jangka pendek, namun dibutuhkan penembusan di bawah area 1.3520 untuk memicu momentum bearish lebih lanjut menuju area support kunci 1.3485. Resisten terdekat terlihat disekitar area 1.3580, penembusan konsisten di atas area tersebut akan membawa harga ke zona netral akibat arah pergerakan menjadi tidak jelas dalam jangka pendek kemungkinan menguji area 1.3620.

  • GBP/USD. Bias bullish dalam jangka pendek, khususnya jika harga mampu menembus area 1.7175 untuk memicu momentum bullish lebih lanjut menuju area resisten 1.7200 – 1.7220. Support terdekat terlihat disekitar area 1.7110, penembusan konsisten di bawah area tersebut akan membawa harga ke zona netral akibat arah pergerakan menjadi tidak jelas. Namun secara keseluruhan skenario masih bullish selama harga bertahan di atas area 1.7085.

  • USD/JPY. Bias bullish dalam jangka pendek khususnya jika harga mampu menembus area 101.75 untuk memicu momentum bullish menuju area 102.15. Support terdekat terlihat disekitar area 101.30, hanya penembusan di bawah area tersebut akan mengubah bias intraday kembali ke bearish untuk menguji kembali area 101.00 atau lebih rendah.

  • USD/CHF. Bias bullish dalam jangka pendek khusunya jika harga mampu menembus di atas area 0.9000 untuk memicu momentum bullish menuju setidaknya area 0.9025, sebelum menguji kembali area 0.9060. Support terdekat terlihat disekitar area 0.8950, penembusan konsisten di bawah area tersebut akan membawa bias kembali ke zona netral akibat arah pergerakan menjadi tidak jelas dalam jangka pendek kemungkinan menguji kembali area 0.8905.

  • AUD/USD. Bias bearish dalam jangka pendek setelah berada pada wilayah jenuh beli, namun dibutuhkan penembusan di bawah area 0.9335 untuk memicu momentum bearish lebih lanjut menuju area 0.9315, sebelum membidik area support kunci 0.9270. Resisten terdekat terlihat di sekitar area 0.9390, penembusan konsisten di atas area tersebut akan membawa harga ke zona netral akibat arah pergerakan menjadi tidak jelas dalam jangka pendek kemungkinan menguji kembali area 0.9425.

  • XAU/USD. Bias bearish dalam jangka pendek menguji area 1291, dibutuhkan penembusan di bawah area tersebut untuk memicu momentum bearish lebih lanjut untuk menguji area 1285, sebelum membidik area 1276. Pada pergerakan ke atas, resisten terdekat terlihat disekitar area 1304, penembusan dan gerakan konsisten di atas area tersebut akan membawa harga naik, berpotensi menguji area 1313.

  • HangSeng Futures. Bias bullish dalam jangka pendek, resisten terdekat terlihat disekitar area 23630. Penembusan dan gerakan konsisten di bawah area tersebut seharusnya memicu momentum bullish lebih lanjut menguji kembali area 23750. Disisi lain, penembusan di bawah area 23480 akan membawa bias kembali ke netral akibat arah pergerakan menjadi tidak jelas, lebih jauh menguji area 23360.

  • Nikkei Futures. Bias netral dalam jangka pendek, resisten terdekat terlihat disekitar area 15470. Penembusan di atas area tersebut seharusnya memicu momentum bullish membidik area 15525. Pada pergerakan ke bawah, penembusan dan gerakan konsiten di bawah area 15370 akan membawa bias kembali ke bearish, lebih jauh menguji kembali area 15260.

  • KospiFutures. Bias netral dalam jangka pendek untuk bertahan di atas support pada area 261.50. Break kembali ke bawah area ini dapat memicu koreksi bearish dalam jangka pendek menuju area 259.20 atau bahkan 257.30. Sementara itu, untuk pergerakan naik hanya break ke atas area 263.30 yang dapat memicu tekanan bullish lanjutan menuju area 265.25.