MICnews - Euro kembali diperdagangkan melemah terhadap dollar, dan berada dekat level terendah dalam hampir satu tahun terakhir. Hingga perdagangan Selasa kemarin, euro telah melemah enam dari tujuh hari.
Data inflasi zona euro yang akan dirilis
hari Jumat memberikan tekanan bagi mata uang 18 negara tersebut. Inflasi
kembali diperkirakan melamabat menjadi 0,3% dari bulan Juli sebesar
0,4%. Data tersebut meningkatkan spekulasi bank sentral Eropa akan
memberikan stimulus tambahan guna meredam ancaman deflasi.
Presiden European Central Bank, Mario
Draghi sebelumnya mengatakan akan memberikan stimulus moneter lebih
lanjut jika outlook inflasi jangka menengah memburuk. Ketakutan Draghi
jika ekspetasi inflasi jangka menengah terus turun, maka akan
mempengaruhi inflasi aktual akibat investor, perusahaan, maupun konsumen
akan menahan diri untuk melakukan belanja sebagai antisipasi
kemungkinan menurunannya harga.
EURUSD saat ini diperdagangkan pada kisaran 1.3163 dengan level tertinggi harian 1.3169 dan terendah 1.3151.





0 komentar:
Posting Komentar
Silahkan Tinggalkan Komentar Anda Gan