Jumat, 18 Juli 2014

http://goo.gl/rcloKcWaktu kejayaan Google sepertinya belum akan berakhir dalam waktu dekat. Indikasi ini tercermin dari solidnya perolehan laba perusahaan itu di kuartal II 2014.

Pada hari Kamis waktu Amerika Serikat (17/07), Google merilis laporan keuangan, di mana angka pendapatannya naik sebesar 22% dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Kabar tersebut langsung disambut baik oleh pelaku pasar sehingga harga saham raksasa internet itu meroket 1.6% pasca sesi reguler.

Secara keseluruhan Google mencetak penjualan hampir $16 miliar atau Rp187 triliun, lebih tinggi dibandingkan harapan pelaku pasar. Namun demikian, laba perusahaan hanya sebesar $4.4 miliar atau di bawah estimasi amalis. Investor sndiri tidak mempermasalahkannya karena secara garis besar investasi dan bisnis Google masih sangat menjanjikan.

Pihak direksi mengakui bahwa mereka belum bisa mendobrak patron di pasar mobile ads atau iklan di perangkat ponsel dan tablet. Belum banyak klien mau menanamkan uangnya dalam jumlah besar karena sebagian besar pengiklan belum melihat prospek di balik pemasangan mobile ads. Iklan untuk komputer desktop tetap mendominasi pemasukan laba Google dalam beberapa kuartal terakhir.

Google mengaku pemasukan rata-rata dari pihak pengiklan memang turun 6% dibandingkan kuartal II tahun 2013, akan tetapi jumlah viewing-nya meningkat 25% sehingga pos pendapatan tetap terjaga. Sementara dalam persaingan mesin pencari sendiri, Google menguasai 68% pasar Amerika sampai dengan bulan Mei.

[Harga saham Google (NASDAQ:GOOG) ditutup pada posisi $589.15 pada sesi after-hours (Kamis 17/07) atau naik 1.43% setelah laporan laba rugi diumumkan.]
International Business Machines Corp., melaporkan penurunan penjualan selama sembilan kuartal beruntun seiring turunnya permintaan untuk perangkat keras (hardware) dan layanan komputer, ini menggarisbawahi untuk perlunya rencana darurat untuk dapakan lebih banyak pendapatan dari bisnis baru seperti cloud computing.

http://goo.gl/rcloKc
Saham IBM bergerak lebih rendah pada akhir jam perdagangan. Pendapatan di kuartal kedua turun sebesar 2% dari setahun yang lalu menjadi $24.4 milyar, di bandingkan dengan estimasi dari analis untuk menjadi $24.1 milyar. Penyesuaian untuk earnings naik menjadi $4.32 per saham, 1 sen lebih tinggi dari estimasi analis, di dorong oleh pemangkasan biaya dan pembelian saham kembali.

CEO IBM Ginni Rometty bertaruh bahwa para pebisnis ingin menyimpan data mereka dan aplikasi perangkat lunak jarak jauh, di dalam cloud, dan mereka perlu IBM untuk membantu menyimpan tumpukan data yang mereka kumpulkan. Dia meminta kepada para investor untuk bersabar, dengan meminta mereka untuk membeli kembali saham dengan mempersuasi mereka untuk menunggu titik perubahan dimana teknologi terbaru mereka dapat mendorong perusahaan ke arah yang lebih benar.

“Ini lebih menjadi cerita tentang dirinya sendiri,” kata Bill Kreher, seorang analis di Edwards Jones & Co. “Dia meninggalkan investor untuk mengukur seberapa besar keyakinan yang mereka miliki dalam kemampuan IBM untuk mengeksekusi rencana tersebut. Pada beberapa titik, investor melihat pada kualitas dari earnings dan mungkin akan melihat momentum bisnis di waralaba inti.”

Perusahaan mempertahankan perkiraan untuk $18 persaham dalam penyesuaian earnings pada tahun ini dan $20 persaham pada tahun depan. Bagian dari ekspansi tersebut memprediksikan pada pertumbuhan penjualan cloud computing, yang tumbuh 50% di semester pertama tahun ini dari periode yang sama di tahun 2013.
Minyak West Texas Intermediate menuju kenaikan mingguan pertama dalam sebulan dan minyak Brent menguat setelah pesawat penumpang Malaysia Airlines di tembak jatuh di Ukraina dan Israel mengirim tentaranya ke Jalur Gaza.

http://goo.gl/MOQklR
Minyak berjangka naik sebanyak 0.7% di New York, memperpanjang kenaikan sebesar 2% pada saat kemarin, itu adalah penguatan terbesar sejak 12 Juni. Pesawat Boeing 777 kecelakaan dalam rute ke Kuala Lumpur dari Amsterdam di daerah pertempuran perang sipil Ukraina, kondisi tersebut berikan ancaman terhadap meningkatnya ketegangan di Eropa untuk menjadi krisis geopolitik terburuk sejak berakhirnya Perang Dingin. Pergerakan tentara dan tank Israel ke wilayah Gaza menandai operasi pertempuran darat pertama di Gaza sejak tahun 2009.

“Kita berpotensi dapatkan lebih banyak kenaikan pada minyak seiring pergerakan pasar membangun kembali untuk adanya resiko utama,” kata Ric Spooner, kepala analis pasar di CMC Markets di Sydney yang memprediksi investor mungkin menjual kontrak WTi jika harga naik ke $105.20 per barel. “Terlepas dari situasi konflik militer, pertanyaannya saat ini adalah seberapa jauh Eropa akan memberikan lebih banyak sanksi, yang mungkin pada akhirnya akan menghambat aliran minyak atau gas.”

Minyak WTI untuk kontrak bulan Agustus naik sebanyak 75 sen menjadi $103.94 per barel dalam perdagangan elektronik di New York Mercantile Exchange, dan saat ini bergerak di kisaran $103.70 pada pukul 09.13 wib. Kontrak naik sebesar $1.99 menjadi $103.19 kemarin, itu adalah level penutupan tertinggi sejak 8 Juli. Harga minyak telah naik sebesar 2.8% pada pekan ini dan lebih tinggi 5.3% dari tahun lalu.
Minyak mentah menguat sekitar $2 pada hari Kamis, pasca jatuhnya pesawat milik Malaysia Airlines dengan nomer penerbangan MH17 di timur Ukraina, serta sanksi baru dari AS pada Rusia meningkatkan kekhwatiran akan risiko geopolitik yang dapat menganggu pasokan energi.

Jatuhnya pesawat MH17 menewaskan 295 orang kembali meningkatkan ketegangan antara pemerintah Ukraina dan pemberontak pro-Rusia, dimana Rusia dan pihak Barat berada pada sisi yang berlawan. Menteri Dalam Negeri Ukraina mengatakan pesawat MH17 yang bertolak dari Amsterdam menuju Kuala Lumpur jatuh akibat tertembak misil. Namun belum ada pihak yang mengaku bertanggung jawab atas jatuhnya pesawat tersebut. Sebelumnya Ukraina juga menuduh Rusia menembak jatuh pesawat tempur milik Ukraina.

http://goo.gl/MOQklR
Harga minyak juga ditopang prospek permintaan dari Eropa untuk produk olahan minyak dari AS. Sementara itu pada hari Rabu, Energy Information Administration melaporkan persediaan minyak mentah AS turun 7,5 juta barel pada pekan yang berakhir 11 Juli. Para analis yang disurvei oleh Platts memperkirakan penurunan persediaan sebesar 3 juta barel. EIA juga melaporkan persediaan bensin naik 200.000 barel, dan minyak distilasi naik 2,5 juta barel. Analis memperkirakan kenaikan persediaan bensin sebesar 1,2 juta barel, dan minyak distilasi naik 2 juta barel.EIA juga melaporkan kilang minyak telah mengoperasikan 93,8% dari total kapasitasnya, atau sebesar 16,6 juta barel per hari, menjadi yang terbesar sejak tahun 1989.

Minyak pada perdagangan Kamis ditutup menguat pada level $103,75 per barel, dengan level terendah harian $101,27 dan tertinggi $103,90.
http://goo.gl/rcloKcHarga emas semalam melejit karena kekhawatiran pelaku pasar terhadap ketegangan di Ukraina. Harga kembali menyentuh level $1324 per troy ons. Bila situasi mereda, pergerakan naik harga emas bisa tertahan.

Harga emas dari awal sesi Asia hari ini terkoreksi. Harga kini di kisaran $1313. Level 1324-1325 menyediakan resisten yang penting. Harga emas terkoreksi setelah menyentuh level resisten itu. Pergerakan di atas level resisten ini membuka peluang penguatan ke area 1330.

Sementara support terdekat di kisaran 1305-1306. Pergerakan di bawah support membuka potensi pelemahan ke area 1300-1292.

Malam ini data yang bisa menjadi market mover adalah Survei sentimen konsumen AS yang mungkin bisa memicu pergerakan nilai tukar dollar AS. Data diprediksi lebih bagus dari sebelumnya dan ini bisa mendorong penguatan dollar AS dan menekan harga emas.
http://goo.gl/rcloKcYen berada di jalur penguatan mingguan back-to-back pertama dalam dua bulan terhadap dollar AS seiring para investor memburu aset safe haven setelah pesawat Malaysia Airlines di tembak jatuh di Ukraina dan di tengah meningkatnya ketegangan di Jalur Gaza.

Mata uang Jepang menguat ke level terkuat sejak bulan Februari terhadap euro setelah indeks euitas S&P 500 tergelincir ke level terendah dalam tiga bulan. Indeks dollar menyentuh level tertinggi dalam empat pekan sebelum di rilisnya laporan hari ini yang mungkin menunjukkan indeks kepercayaan konsumen di AS naik pada bulan ini.

Yen kembali di beli terhadap mata uang pembandingnya,” kata Naohiro Nomoto, seorang trader mata uang di Bank of Tokyo UFJ Ltd., di New York. “Berita tentang Ukraina saat ini mendominasi pasar.”

Yen hanya sedikit berubah di kisaran 101.21 per dollar pada pukul 08.24 wib. Yen telah naik sebesar 0.1% pada pekan ini setelah naik sebesar 0.8% pada pekan lalu, ini adalah penguatan pertama beruntun sejak dua pekan yang berakhir 16 Mei.

Yen di perdagangkan di kisaran 136.77 per euro dari 136.85 kemarin setelah sebelumnya sempat menyentuh 136.71 pada hari ini, itu adalah level terkuat sejak 5 Februari. Mata uang Jepang telah menguat sebesar 0.8% sejak 11 Juli terhadap mata uang Eropa.
Yen menyentuh level terkuat 4-hari versus Dollar AS dan level puncak 5-bulan versus Euro seiring Barat menjatuhkan lebih banyak sanksi kepada Rusia, yang merusak risk sentiment global dan sebaliknya mendongkrak permintaan untuk safe haven.

http://goo.gl/rcloKcAS dan Uni Eropa pada hari Kamis menjatuhkan sanksi tambahan kepada beberapa perusahaan besar Rusia, termasuk perusahaan minyak terbesar dan produsen gas alam terbesar. Sebuah kondisi yang memicu kembali kekhawatiran akan terganggunya pasar global dan pemulihan ekonomi.

"Memburuknya sentimen resiko terkait penambahan sanksi terhadap Rusia telah mendorong Yen," kata Yujiro Goto, analis mata uang Nomura. "Hal itu juga berdampak negatif terhadap Dollar/Yen, yang terus menunjukkan peningkatan dalam beberapa terakhir. Namun area 101.20 seharusnya bisa menyediakan support yang kuat bagi pasangan mata uang ini."
Euro diperdagangkan cenderung flat versus Dollar AS pada hari Kamis pasca Eurostat mengkonfirmasi pertumbuhan inflasi konsumen tahunan sebesar 0,5% di bulan Juni, jauh di bawah target European Central Bank yang mendekati 2%.
http://goo.gl/rcloKc

Meskipun data tersebut untuk saat ini memiliki implikasi kebijakan yang kecil, mengingat ECB masih memantau dampak dari langkah-langkah kebijakan terbaru, divergensi outlook kebijakan moneter antara Federal Reserve dan ECB tetap mendorong sejumlah investor menambah posisi bearish pada Euro.
Sterling melemah versus semua mata uang utama pada hari Kamis setelah BNP Paribas SA memperingatkan jika sentimen terhadap mata uang Inggris dapat goyah mendekati referendum kemerdekaan Skotlandia. 

Dengan waktu yang hanya menyisakan 2 bulan sebelum voting pada 18 September, hasil polling terbaru menunjukkan lebih banyak orang yang menginginkan perserikatan berumur 307 tahun itu dilanjutkan.
Survey ICM Research menunjukkan 34% dukungan untuk Skotlandia memisahkan diri, dibandingkan dengan 45% dukungan untuk tetap bersama Inggris. Namun dengan 21% suara masih belum memutuskan pilihan, sebuah hasil yang mengecewakan masih mungkin dapat terjadi.

http://goo.gl/rcloKc
"Perhatian pasar terhadap referendum itu telah berkembang dan akan terus meningkat hingga September. Itu dapat mengganggu kestabilan Sterling di saat sentimen lainnya mendukung," kata Phyllis Papadavid, seorang analis mata uang global. 
 
"Meskipun skenario dasar kami adalah bahwa mereka tidak akan memilih kemerdekaan, resiko dan potensi ketidakpastian yang menyelimuti hingga saat voting tetap akan meningkatkan volatilitas Sterling."
Hampir sebagian besar lantai bursa di Asia mengalami koreksi di akhir pekan (18/7) akibat aksi jual panik di tengah duka yang mendalam atas jatuhnya pesawat berpenumpang milik maskapai penerbangan Malaysia (MH-17) pada hari Kamis kemarin.

http://goo.gl/MOQklRPesawat berjenis Boeing 777 tersebut jatuh di perbatasan antara Ukraina dan Rusia dan merupakan wilayah yang disengketakan hingga saat ini. MH-17 tersebut membawa 280 penumpang beserta awaknya sebanyak 15 orang. Dan hingga saat ini belum ada yang betanggung jawab atas jatuhnya pesawat itu yang di duga keras akibat tembakan rudal atau misil.  

Di Malaysia, indeks acuan utama Kuala Lumpur (KLCI) merosot hingga 0.6% dan nilai tukar ringgit melemah 0.4%. Sedangkan saham Malaysia Airlines anjlok 9% setelah sempat terpuruk hingga 15%.
Di lantai bursa Hang Seng, saham maskapai China milik negara terbesar juga turut mengalami aksi jual hebat. Setidaknya saham China Eastern Airlines Corp. tumbang 2%, saham Air China Ltd. merosot 1.3%, dan saham China Southern Airlines Co. anjlok 1.2%.   

Aksi jual para investor juga diakibatkan oleh sentimen negatif karena merebaknya lagi kekhawatiran terhadap risiko geopolitik setelah Israel mengirimkan pasukan daratnya ke jalur Gaza. Aksi Israel tersebut langsung mengundang kecaman keras dari berbagai pihak karena beberapa hari sebelumnya kedua belah pihak telah sepakat untuk gencatan senjata.

Tercatat indeks utama Nikkei terkoreksi tajam hingga (-1.09%), indeks utama Hang Seng (-0.53%) dan indeks KOSPI (-0.34%) termasuk indeks JKSE-Jakarta yang tergerus (-0.21%).
http://goo.gl/MOQklRLantai bursa Hong Kong mengalami koreksi di perdagangan hari Jumat (18/7) lantaran aksi jual panik di sektor maskapai penerbangan menyusul jatuhnya pesawat berpenumpang milik maskapai Malaysia MH-17 pada hari Kamis kemarin.

Di lantai bursa nampak saham maskapai China terbesar milik negara mengalami aksi jual hebat. Setidaknya saham China Eastern Airlines Corp. tumbang 2%, saham Air China Ltd. merosot 1.3%, dan saham China Southern Airlines Co. anjlok 1.2%.   

Aksi jual juga diakibatkan oleh sentimen negatif setelah pemerintah China mengumumkan data tingkat rerata harga rumah tahunan yang merosot cukup signifikan sepanjang tahun ini. Sehingga saham-saham berbasis properti pun ikut tergerus di lantai bursa hari ini.

Setidaknya saham China Vanke Co. jatuh 1.6%, dan saham China Merchants Bank Co. merosot 1.2%. Sedangkan indeks utama Hang Seng terpantau tergerus (-0.65%) atau (-151.91) poin pada kisaran 23368.96.
Kospi melemah setelah meningkatnya resiko geo-politik dunia menimbulkan kekhawatiran terhadap outlook perekonomian global. Investor cemas dengan memburuknya situasi di Ukraina dan Palestina. Rudal menembak pesawat Malaysia Airlines hingga jatuh dekat perbatasan Ukraina-Rusia dan menewaskan 295 kru pesawat dan penumpang. Ukraina menuding rudal tersebut diluncurkan oleh separatis pro-Rusia. Namun, separatis menolak bantahan tersebut dan mengatakan rudal tersebut dilunculkan oleh militer Ukraina.  

http://goo.gl/MOQklR

Di lain pihak, Israel telah memulai serangan darat di Gaza, Palestina setelah serangan udara selama 10 hari gagal menghentikan serangan roket Hamas. Israel utarakan invasi akan terbatas dan hanya menargetkan terowongan yang digunakan oleh militan dan bukannya untuk menggulingkan kelompok Hamas. Penduduk Palestina utarakan melihat beberapa tank Israel telah melewati daerah perbatasan Israel-Palestina. 

Kospi futures turun 0,4% dan kini diperdagangkan di level 261.45.
Nikkei terpuruk setelah meningkatnya resiko geo-politik dunia menimbulkan kekhawatiran terhadap outlook perekonomian global. Investor cemas dengan memburuknya situasi di Ukraina dan Palestina. Rudal menembak pesawat Malaysia Airlines hingga jatuh dekat perbatasan Ukraina-Rusia dan menewaskan 295 kru pesawat dan penumpang. 

Ukraina menuding rudal tersebut diluncurkan oleh separatis pro-Rusia. Namun, separatis menolak bantahan tersebut dan mengatakan rudal tersebut dilunculkan oleh militer Ukraina. Di lain pihak, Israel telah memulai serangan darat di Gaza, Palestina

http://goo.gl/MOQklR
Nikkei futures turun 1,59% dan kini diperdagangkan di level 15125.  Sementara itu, minutes BoJ yang baru dirilis menunjukan adanya kekhawatiran dengan kinerja ekspor Jepang. Dalam minutes, BoJ menyatakan perekonomian Jepang dapat melanjutkan pemulihan meskipun performa ekspor tetap lesu. 

"Ada beberapa petinggi yang menunjukan kekhawatiran terhadap faktor struktural seperti melemahnya daya saing perusahaan Jepang dan meningkatnya produksi di luar negeri yang dapat mempengaruhi performa ekspor," tulis minutes pertemuan BoJ pada 12-13 Juni silam.
Bursa saham AS merosot pada hari Kamis, Dow Jones turun ke bawah area 17.000, investor melepas saham dan aset berisiko lainnya setelah jatuhnya pesawat penumpang di Ukraina dan Israel yang melancarkan serangan darat di Gaza. Pesawat Boeing 777 miliki Malaysia Airlines yang membawa 295 orang jatuh di Ukraina dekat dengan perbatasan Rusia

Sebelumnya sanksi baru yang diberikan oleh AS dan Uni Eropa terhadap Rusia juga membebani sentimen investor. Sementara dari Israel, Perdana Menteri Benjamin Netanyahu mengatakan ia telah menginstruksikan pasukan militernya untuk melakukan serangan darat di Gaza.

http://goo.gl/MOQklR
Gejolak geopolitik tersebut mendominasi sentimen investor, meski beberapa data ekonomi AS dirilis lebih baik dari perkiraan. Aktivitas manufaktur di wilayah Philadelphia AS berekspansi pada laju tercepat dalam lebih dari tiga tahun terakhir di bulan Juli. Indeks aktivitas manufaktur Federal Reserve Philadelphia melesat ke level 23,9 bulan ini, dari bulan Juni sebesar 17,8, menjadi yang tertinggi sejak bulan Maret 2011. 

Sementara klaim tunjangan pengangguran mingguan turun ke level terendah dalam sembilan pekan terakhir. Departemen Tenaga Kerja AS melaporkan klaim tunjangan pengangguran untuk pekan yang berakhir 12 Juli turun sebanyak 3.000 dari pekan sebelumnya menjadi 302.000 klaim.

Setelah bergerak flat  bursa AS langsung merosot setelah jatuhnya pesawat Malaysia Airlines penerbangan MH17 diduga akibat tertembak misil. Indeks Dow Jones turun 161,39 poin atau 0,9% menjadi 16976,8, S&P 500 merosot 23,45 poin atau 1,2% menjadi 1958,12, dan Nasdaq memimpin penurunan sebesar 62,52 poin atau 1,4% menjadi 4363,45.
http://goo.gl/MOQklRBursa saham Eropa melemah tajam pada hari Kamis akibat meningkatnya ketegangan antara UkrainaRusia, dan jatuhnya pesawat penumpang di wilayah udara Ukraina. AS dan kembali memberikan sanksi bagi Rusia, terutama pada beberapa bank Rusia, perusahan energi, dan perusahaan pertahanan. Sementara Uni Eropa mengatakan akan memberikan sanksi tambahan bagu Rusia pada akhir bulan ini.

Juru bicara Ukraina mengatakan Rusia pada Rabu malam menembak jatuh pesawat tempur milik Ukraina dengan misil, ia juga mengatakan tentara Ukraian ditembaki misil dari sebuah desa di Rusia. Kelompok separatis pro-Rusia mengklaim bertanggung jawab telah menembak dua pesawat Sukhoi-25 Ukraina. Selain itu, sebelum pasar Eropa ditutup, media melaporkan pesawat maskapai penerbangan Malaysia dengan tujuan Kuala Lumpur yang bertolak dari Amsterdam telah ditembak jatuh di wilayah udara Ukraina, pesawat tersebut membawa 295 orang.

Indeks DAX 30 Jerman melemah 1,1% menjadi 9753,88, CAC 40 Perancis merosot 1,2% menjadi 4316,12, dan FTSE 100 Inggris turun 0,7% menjadi 6738,32.
  • EUR/USD. Bias bearish dalam jangka pendek, namun dibutuhkan penembusan di bawah area 1.3485 untuk memicu momentum bearish lebih lanjut menuju area support kunci 1.3445. Resisten terdekat terlihat disekitar area 1.3580, penembusan konsisten di atas area tersebut akan membawa harga ke zona netral akibat arah pergerakan menjadi tidak jelas dalam jangka pendek kemungkinan menguji area 1.3620.

  • GBP/USD. Bias bullish dalam jangka pendek, khususnya jika harga mampu menembus area 1.7175 untuk memicu momentum bullish lebih lanjut menuju area resisten 1.7200 – 1.7220. Support terdekat terlihat disekitar area 1.7110, penembusan konsisten di bawah area tersebut akan membawa harga ke zona netral akibat arah pergerakan menjadi tidak jelas. Namun secara keseluruhan skenario masih bullish selama harga bertahan di atas area 1.7085.

  • USD/JPY. Bias bullish dalam jangka pendek khususnya jika harga mampu menembus area 101.75 untuk memicu momentum bullish menuju area 102.15. Support terdekat terlihat disekitar area 101.00, hanya penembusan di bawah area tersebut akan mengubah bias intraday kembali ke bearish untuk menguji kembali area 100.80 atau lebih rendah.

  • USD/CHF. Bias bullish dalam jangka pendek khusunya jika harga mampu menembus di atas area 0.9000 untuk memicu momentum bullish menuju setidaknya area 0.9025, sebelum menguji kembali area 0.9060. Support terdekat terlihat disekitar area 0.8950, penembusan konsisten di bawah area tersebut akan membawa bias kembali ke zona netral akibat arah pergerakan menjadi tidak jelas dalam jangka pendek kemungkinan menguji kembali area 0.8905.

  • AUD/USD. Bias bearish dalam jangka pendek setelah berada pada wilayah jenuh beli, namun dibutuhkan penembusan di bawah area 0.9335 untuk memicu momentum bearish lebih lanjut menuju area 0.9315, sebelum membidik area support kunci 0.9270. Resisten terdekat terlihat di sekitar area 0.9390, penembusan konsisten di atas area tersebut akan membawa harga ke zona netral akibat arah pergerakan menjadi tidak jelas dalam jangka pendek kemungkinan menguji kembali area 0.9425.

  • XAU/USD. Bias bullish dalam jangka pendek menguji area 1324, penembusan dan gerakan konsisten di atas area tersebut seharusnya memicu momentum bullish lebih lanjut menguji area 1333. Disisi lain, support terdekat terlihat disekitar area 1309, penembusan di bawah area tersebut akan membawa harga turun menguji area support 1303 – 1300.

  • Hang Seng Futures. Bias bullish dalam jangka pendek, resisten terdekat terlihat disekitar area 23550. Penembusan dan gerakan konsisten di bawah area tersebut seharusnya memicu momentum bullish lebih lanjut menguji kembali area 23620. Disisi lain, penembusan di bawah area 23350 akan membawa bias kembali ke netral akibat arah pergerakan menjadi tidak jelas, lebih jauh menguji area 23260.

  • Nikkei Futures. Bias netral dalam jangka pendek, resisten terdekat terlihat disekitar area 15400. Penembusan di atas area tersebut seharusnya memicu momentum bullish membidik area 15525. Pada pergerakan ke bawah, penembusan dan gerakan konsiten di bawah area 15260 akan membawa bias kembali ke bearish, lebih jauh menguji kembali area 15150.

  • Kospi Futures. Kospi sedang berada dalam fase koreksi bearish dalam jangka pendek setelah gagal untuk menembus ke atas area 264.00 kemarin, koreksi akan menuju area 261.50 sebagai support terdekat sebelum menguji area 259.20. Hanya break ke bawah area ini yang dapat mengubah bias menjadi bearish setidaknya menuju area 257.30. Sementara break ke atas resisten pada area 264.00 dapat mendorong harga naik untuk menguji area 265.25.