Kamis, 21 Agustus 2014

Setelah berhasil menghimpun Rp11,6 triliun dana dari masyarakat pada Selasa (5/8) lalu, pemerintah kembali berhasil menyerap Rp15 triliun dari hasil lelang Surat Utang Negara (SUN) yang dilakukan pada Selasa (19/8) kemarin.
 
Berdasarkan keterangan resmi Direktorat Jenderal Pengelolaan Utang, total penawaran yang masuk dari lelang kemarin mencapai Rp21,68 triliun. Dari lima seri SUN yang dilelang, tercatat seri FR0068 merupakan SUN dengan peminat terbanyak. Terbukti, total penawaran yang masuk untuk SUN seri ini mencapai Rp7,58 triliun. Namun, pemerintah hanya memenangkan Rp5,2 triliun untuk seri ini.

http://goo.gl/ejzcCv

Adapun empat seri SUN lain yang dilelang yakni seri SPN12150611, SPN12150806, FR0070, dan FR0071. Total penawaran yang masuk untuk seri FR0070 berada di posisi kedua, dengan total penawaran mencapai Rp5,62 triliun. Untuk seri ini, jumlah yang dimenangkan pemerintah adalah sebesar Rp5,15 triliun. Selanjutnya, seri SPN12150806 mencatatkan total penawaran sebesar Rp3,78 triliun, dengan jumlah yang dimenangkan pemerintah sebesar Rp2 triliun.
 
Keempat, seri FR0071 yang mencatatkan total penawaran sebesar Rp2,67 triliun. Jumlah yang dimenangkan pemerintah untuk seri ini adalah sebesar Rp1,85 triliun. Terakhir, seri SPN12150611, dengan total penawaran mencapai Rp2,03 triliun, sementara jumlah yang dimenangkan pemerintah sebesar Rp0,8 triliun.
Tekanan penurunan kembali akan mewarnai pergerakan emas hari ini pasca minutes rapat kebijakan Federal Reserve (the Fed) bulan Juli pada rabu kemarin yang mengindikasikan potensi kenaikan suku bunga bakal lebih awal dari perkiraan dan jadwal semula. 

Pasalnya rencana kenaikan suku bunga yang akan lebih cepat itu, akan mendorong arus investasi ke Amerika Serikat (AS) sekaligus akan menguntungkan nilai tukar Greenback alias dollarAS (USD). Sebaliknya, bila dollar AS menguat, akan memberikan tekanan penurunan terhadap pergerakan harga emas. 

Dalam minutes tersebut sejumlah anggota the Fed cukup terkejut dengan akselerasi atas pemulihan sektor tenaga kerja AS. Mereka menyimpulkan bahwa secara umum peningkatan kondisi ketenaga-kerjaan sepanjang satu tahun lalu jauh lebih baik dari perkiraan.

13.http://goo.gl/ejzcCv
Bagaimanapun juga, emas sangat sensitif dengan outlook kebijakan ekonomi AS, setelah sebelumnya mendapat keuntungan dari kebijakan moneter ultra longgar dari the Fed pada saat krisis finansial. Alhasil, dengan munculnya sinyal bahwa the Fed akan mengetatkan kebijakan moneter lebih cepat, maka harga emas akan terus mengalami tekanan.

Secara teknikal, beberapa indikator utama dalam grafik emas harian (XAUUSD daily) , semuanya menunjukkan indikasi tekanan bearish. Setidaknya indikator Stochastic, RSI-14 dan MACD saat ini terkondisi downtrend.     

Sehingga besar kemungkinan emas berpeluang terkoreksi menuju support terdekat 1280.25 yang merupakan tahanan dari proyeksi Fibonacci restracement 61.8%. Pecah level ini, terbuka peluang bagi emas untuk melanjutkan penurunan ke support berikutnya di 1272.00.    

Sedangkan kenaikkan emas kemungkinan akan terbatas pada resisten 1292.60 - merupakan retrace 50% Fibonacci, dan selanjutnya akan tertahan kembali pada level psikologis 1300.00.  



Hewlett-Packard (HP) melaporkan kenaikan pendapatan seiring meningkatnya penjualan unit bisnis komputer PC sebesar 12%. Penjualan HP naik hampir 1% menjadi $27,6 mililar untuk kuartal kedua 2014. Ini lebih baik dari prediksi analis yang memperkirakan penjualan $27,01 miliar dan publikasi tahun lalu $27,2 miliar.

http://goo.gl/ejzcCv
Meski demikian, kinerja unit bisnis HP lainnya tidak begitu memuaskan dan ini tentunya menegaskan tantangan yang dihadapi oleh perusahaan teknologi AS tersebut. HP tengah melakukan reformasi dengan memangkas biaya dan menggeser fokus pasar ke segmen bisnis bermarjin tinggi seperti infrastruktur komputer. HP juga berusaha mengurangi ketergantungan dari PC dan mulai merambah segmen server, storage, dan networking bagi perusahaan.

CEO Meg Whitman utarakan permintaan untuk PC meningkat seiring konsumen dan perusahaan melakukan upgrade atas komputernya. Meski demikian, Whitman juga cemas dengan outlook penjualan di Rusia dan Cina pasca memburuknya hubungan antara AS dengan kedua negara tersebut. Whitmann menegaskan HP akan tetap melanjutkan upaya pemangkasan biaya operasional demi mendongkrak laba.

Silahkan Anda mencoba demo account disini.
Saham Apple Inc., di tutup di level tertinggi sepanjang masa, melampaui level tertinggi di tahun 2012 seiring investor melihat ke depan terhadap produk-produk terbaru seperti iPhone dengan layar yang lebih besar dan perangkat lainnya seperti jam tangan yang mungkin akan lonjakan pertumbuhan penjualan perusahaan.

http://goo.gl/ejzcCvSaham Apple kemarin naik sebesar 1.4% menjadi $100.53, melampaui rekor split saham di level $100.30 yang di capai pada tanggal 19 September 2012, tepat sebelum iPhone 5 di jual. Saham Apple telah menguat sebesar 25% pada tahun ini.

Setelah naik lebih dari tujuh kali lipat setelah debut smartphone mereka di tahun 2007, saham Apple sempat turun sepertiga nilainya dalam setahun setelah merilis iPhone 5 atas kecemasan bahwa perusahaan akan kehabisan ide kreatif tanpa adanya Steve Jobs. Tenor telah di ubah, dengan para analis perkirakan penjualan akan pada rekor tertingginya untuk seri iPhone berikutnya, yang di jadwalkan akan di rilis pada tahun ini.

Silahkan mencoba demo account disini.
Citigroup sedang mempertimbangkan untuk menjual unit bisnis ritelnya di Jepang seiring perusahaan kesulitan memperbaiki performa unit bisnisnya di negeri Sakura tersebut, menurut laporan Reuters. 

http://goo.gl/ejzcCvSektor perbankan Jepang memang cukup terbebani oleh lemahnya permintaan kredit dan turunnya marjin suku bunga. Meski aktivitas penyaluran kredit belakangan membaik namun jumlah deposito nasabah masih lebih dominan dari penyaluran kredit seiring dunia usaha dan rumah tangga masih berhati-hati dalam berbelanja. 

Perbankan terkemuka asal AS tersebut telah hadir di Jepang sejak 100 tahun lalu. Unit bisnis Jepang memiliki 33 kantor cabang dengan nilai deposito mencapai 3,6 triliun yen. Citigroup telah mendekati 10 institusi keuangan termasuk perbankan Jepang yang mungkin tertarik untuk memiliki unit bisnis tersebut. Meski demikian, Citigroup akan tetap mempertahankan bisnis perbankan korporasi dan investasinya di Jepang.

Silahkan mencoba demo account disini.
Pada perdagangan bursa komoditi minyak mentah di hari Kamis(21/8), minyak mentah telah diperdagangkan lebih rendah ketika persediaan minyak mentah AS mengalami penurunan pada pekan lalu.

Selama berlangsungnya perdagangan di sesi Asia, minyak West Texas Intermediate pengiriman Oktober telah diperdagangkan lebih rendah 0.29% di level $93.18 per barel pada perdagangan elektronik di New York Mercantile Exchange.

http://goo.gl/ejzcCv
Sedangkan pada minyak premium Eropa, Brent Oil pengiriman Oktober telah diperdagangkan lebih rendah 0.32% di level $101.94 per barel di ICE Future Europe exchange yang berbasis di London.

Sementara itu, sebuah laporan resmi yang dirilis oleh Energy Information Administration tadi malam telah menyatakan bahwa persediaan minyak mentah AS telah mengalami penurunan sebanyak 4.5 juta barel pada pekan lalu.

Silahkan mencoba demo acount disini.
Nuansa penurunan kembali akan mewarnai pergerakan emas hari ini pasca minutes rapat kebijakan Federal Reserve (the Fed) bulan Juli kemarin yang mengindikasikan potensi kenaikan suku bunga lebih awal dari perkiraan dan jadwal semula. 

Pasalnya rencana kenaikan suku bunga yang akan lebih cepat itu, akan mendorong arus investasi ke Amerika Serikat (AS) sekaligus akan menguntungkan nilai tukar Greenback. Sebaliknya, bila dollar AS menguat, akan memberikan tekanan penurunan terhadap pergerakan harga emas.
Secara teknikal, beberapa indikator utama dalam grafik emas harian (XAUUSD daily) , semuanya menunjukkan indikasi tekanan bearish. Setidaknya indikator Stochastic, RSI-14 dan MACD saat ini terkondisi downtrend.     
13.http://goo.gl/ejzcCv

Sehingga besar kemungkinan emas berpeluang terkoreksi menuju support terdekat 1280.25 yang merupakan tahanan dari proyeksi Fibonacci restracement 61.8%. Pecah level ini, terbuka peluang bagi emas untuk melanjutkan penurunan ke support berikutnya di 1272.00.   

Sedangkan kenaikkan emas kemungkinan akan terbatas pada resisten 1292.60 - merupakan retrace 50% Fibonacci, dan selanjutnya akan tertahan kembali pada level psikologis 1300.00. 
Pada perdagangan valuta asing di hari Kamis(21/08) mata uang yen telah bergerak lebih tinggi terhadap dolar AS, setelah rilisnya data manufaktur awal Jepang.
Selama berlangsungnya perdagangan, USDJPY telah diperdagangkan menguat 0.10% di level 103.86.

Sebuah data resmi yang dirilis pada hari Kamis(21/08) menunjukan bahwa PMI manufaktur Jepang untuk bulan Agustus telah alami peningkatan lebih dari perkiraan.
Menurut data yang telah dikumpulkan oleh Markit, PMI manufaktur Jepang telah alami peningkatan 52.4, dari 50.5 di bulan sebelumnya. Analis telah memperkirakan PMI manufaktur Jepang untuk naik menjadi 51.7.

Semalam, dolar AS telah diperdagangkan menguat terhadap rival setelah the Fed mengungkapkan dalam minute bulan Juli bahwa kenaikan suku bunga bisa datang lebih awal jika pasar tenaga kerja terus membaik.

The Fed pada pertemuan 29-30 Juli telah meninggalkan suku bunga acuan tidak berubah pada 0,00-0,25% dan menambahkan akan memangkas program pembelian obligasi bulanan sampai $ 25 milyar dari $ 35milyar pada pertemuan 29-30 Juli ini.

The Fed mengatakan juga bahwa ekonomi secara keseluruhan membaik, meskipun pasar tenaga kerja tetap lambat dalam pertumbuhan, yang mendorong otoritas moneter untuk terus memangkas Program pembelian aset sebesar hingga $ 10 milyar per pertemuan kebijakan.
Stimulus program pembelian obligasi The Fed terlihat akan berakhir sekitar Oktober, dan kenaikan suku bunga diharapkan pada tahun 2015, meskipun waktu yang terakhir tetap di udara.

Minute dari pertemuan yang dirilis awal mengungkapkan bahwa beberapa otoritas moneter akan mempelajari lebih banyak data sebelum memutuskan, yang lain merasa tindakan harus datang lebih awal daripada kemudian.

http://goo.gl/ejzcCv“Banyak peserta mencatat bahwa jika konvergensi menuju tujuan Komite terjadi lebih cepat dari yang diharapkan, mungkin menjadi tepat untuk mulai menghapus akomodasi kebijakan moneter lebih cepat dari mereka saat ini diantisipasi,” minutes yang dirilis Rabu pagi.

Ketua Fed Janet Yellen mengatakan bahwa ekonomi AS membaik meskipun otoritas moneter terus mencatat kelambanan dalam pasar tenaga kerja, meskipun pada minute mengungkapkan beberapa otoritas moneter merasa  kelambanan dapat diserap dalam waktu dekat.
Dolar menguat paska minute di rilis.

Indeks Dolar, yang menunjukan kinerja greenback terhadap mata uang utama lainnya, telah diperdagangkan menguat 0.11% di level 82.38.

Silahkan mencoba demo account disini.
Pada perdagangan valuta asing di hari Kamis(21/08) dolar Aussie telah diperdagangkan jatuh setelah hasil awal manufaktur Tiongkok cukup menyebabkan kegelisahan tentang importir atas komoditas Australia.
Sebuah data resmi yang dirilis pada hari Kamis(21/08) menunjukan bahwa PMI HSBC Tiongkok melambat di bulan Agustus.

Menurut data yang telah dikumpulkan oleh Markit, PMI HSBC Tiongkok naik sebesar 50.3, dari 51.7 di bulan sebelumnya. Analis telah memperkirakan PMI HSBC Tiongkok untuk naik menjadi 51.5.

http://goo.gl/ejzcCvSelama berlangsungnya perdagangan, AUDUSD diperdagangkan melemah 0.44% di level 0.9246.
Semalam, dolar AS telah diperdagangkan menguat terhadap rival setelah the Fed mengungkapkan dalam minute bulan Juli bahwa kenaikan suku bunga bisa datang lebih awal jika pasar tenaga kerja terus membaik.

The Fed pada pertemuan 29-30 Juli telah meninggalkan suku bunga acuan tidak berubah pada 0,00-0,25% dan menambahkan akan memangkas program pembelian obligasi bulanan sampai $ 25 milyar dari $ 35milyar pada pertemuan 29-30 Juli ini.

The Fed mengatakan juga bahwa ekonomi secara keseluruhan membaik, meskipun pasar tenaga kerja tetap lambat dalam pertumbuhan, yang mendorong otoritas moneter untuk terus memangkas Program pembelian aset sebesar hingga $ 10 milyar per pertemuan kebijakan.
Indeks Dolar, yang menunjukan kinerja greenback terhadap mata uang utama lainnya, telah diperdagangkan menguat 0.12% di level 82.39.

Silahkan mencoba demo account-nya disini.
Pada perdagangan valuta asing di hari Kamis(21/08) mata uang dolar AS telah alami beragam pergerakan pada sesi pagi Asia, ketika pasar fokus pada data Manufaktur Tiongkok.
PMI HSBC Tiongkok dirilis pada pukul 08.45 waktu Jakarta, dengan perkiraan akan melambat menjadi 51.5, dari 51.7 di bulan Juli.

Selama berlangsungnya perdagangan, AUDUSD diperdagangkan melemah 0.02% di level 0.9285, sementara USDJPY diperdagangkan melemah 0.04% di level 103.72.
Semalam, dolar AS telah diperdagangkan menguat terhadap rival setelah the Fed mengungkapkan dalam minute bulan Juli bahwa kenaikan suku bunga bisa datang lebih awal jika pasar tenaga kerja terus membaik.
http://goo.gl/ejzcCv

The Fed pada pertemuan 29-30 Juli telah meninggalkan suku bunga acuan tidak berubah pada 0,00-0,25% dan menambahkan akan memangkas program pembelian obligasi bulanan sampai $ 25 milyar dari $ 35milyar pada pertemuan 29-30 Juli ini.

The Fed mengatakan juga bahwa ekonomi secara keseluruhan membaik, meskipun pasar tenaga kerja tetap lambat dalam pertumbuhan, yang mendorong otoritas moneter untuk terus memangkas Program pembelian aset sebesar hingga $ 10 milyar per pertemuan kebijakan.
Indeks, dolar yang menunjukan kinerja greenback terhadap mata uang utama lainnya, telah diperdagangkan menguat 0.02% di level 82.31.

Silahkan Anda mencoba demo account disini.
Pada perdagangan valuta asing di hari Kamis(21/08) mata uang dolar AS telah diperdagangkan menguat terhadap rival setelah the Fed mengungkapkan dalam minute bulan Juli bahwa kenaikan suku bunga bisa datang lebih awal jika pasar tenaga kerja terus membaik.

Saat penutupan, EURUSD diperdagangkan melemah 0.44% di level 1.3262, USDJPY diperdagangkan menguat 0.79% di level 103.73, USDCHF diperdagangkan menguat 0.45% di level 0.9134, dan GBPUSD diperdagangkan melemah 0.11% di level 1.6598.

The Fed pada pertemuan 29-30 Juli telah meninggalkan suku bunga acuan tidak berubah pada 0,00-0,25% dan menambahkan akan memangkas program pembelian obligasi bulanan sampai $ 25 milyar dari $ 35milyar pada pertemuan 29-30 Juli ini.

The Fed mengatakan juga bahwa ekonomi secara keseluruhan membaik, meskipun pasar tenaga kerja tetap lambat dalam pertumbuhan, yang mendorong otoritas moneter untuk terus memangkas Program pembelian aset sebesar hingga $ 10 milyar per pertemuan kebijakan.
Stimulus program pembelian obligasi The Fed terlihat akan berakhir sekitar Oktober, dan kenaikan suku bunga diharapkan pada tahun 2015, meskipun waktu yang terakhir tetap di udara.

http://goo.gl/ejzcCv
Minute dari pertemuan yang dirilis awal mengungkapkan bahwa beberapa otoritas moneter akan mempelajari lebih banyak data sebelum memutuskan, yang lain merasa tindakan harus datang lebih awal daripada kemudian.

“Banyak peserta mencatat bahwa jika konvergensi menuju tujuan Komite terjadi lebih cepat dari yang diharapkan, mungkin menjadi tepat untuk mulai menghapus akomodasi kebijakan moneter lebih cepat dari mereka saat ini diantisipasi,” minutes yang dirilis Rabu pagi.

Ketua Fed Janet Yellen mengatakan bahwa ekonomi AS membaik meskipun otoritas moneter terus mencatat kelambanan dalam pasar tenaga kerja, meskipun pada minute mengungkapkan beberapa otoritas moneter merasa  kelambanan dapat diserap dalam waktu dekat.

Sementara, sterling melihat beberapa dukungan setelah minute dari Bank Sentral Inggris pertemuan Agustus dirilis mengungkapkan bahwa beberapa otoritas moneter Inggris memperkirakan akan menaikkan suku bunga pada pertemuan terakhir.

Ian McCafferty dan Martin Weale memutuskan untuk menaikkan suku bunga bank sebesar 25 basis poin menjadi 0,75%, sedangkan tujuh Komite Kebijakan Moneter sisa (MPC) anggota memilih untuk mempertahankan kebijakan moneter tidak berubah.

Ini adalah pertama kalinya bahwa MPC telah dibagi atas suku bunga sejak 2011.
Menit-menit dihidupkan kembali harapan bahwa BoE bisa menaikkan suku dalam beberapa bulan mendatang karena pemulihan ekonomi di Inggris terus mendapatkan momentum.

Greenback pun terpantau menguat terhadap mitra dolar AS, dengan USDCAD menguat 0.27% di level 1.0971, AUDUSD melemah 0.19% di level 0.9284, dan NZDUSD melemah 0.61% di level 0.8367.

Jangan lupa untuk mencoba demo account disini.
Perdagangan saham di bursa Hong Kong pada hari Kamis(21/8), index utama telah diperdagangkan lebih rendah paska dirilisnya PMI Manufaktur wilayah Tiongkok mengalami penurunan di bulan Agustus.
http://goo.gl/ejzcCv

Selama berlangsungnya perdagangan di sesi Asia, index Hang Seng telah menurun sebesar 0.35% di level 25.072.00, sedangkan pada index Hong Kong H-shares telah terpantau turun 0.3% di level 11.021.22, dan index Shanghai Composite telah diperdagangkan flat di level 2.239.32.

Sementara itu, sebuah laporan yang dirilis pada pagi hari ini oleh Markit menunjukkan bahwa PMI HSBC Tiongkok mengalami penuruan menjadi 50.3 di bulan Agustus, dari 51.7 di bulan sebelumnya.

Jangan lupa untuk mencoba demo account disini.
Perdagangan saham di bursa Asia hari Kamis(21/8), index utama Jepang telah terpantau dibuka dan diperdagangkan lebih tinggi ketika pasar ekuitas terpantau mendapat dukungan sejak awal pekan minggu ini, sedangkan untuk di wilayah Korea Selatan terpantau alami penurunan.
http://goo.gl/ejzcCv

Selama berlangsungnya perdagangan di sesi Asia, index Nikkei Average telah diperdagangkan lebih tinggi 0.5% di level 15.530.98, sedangkan pada index Topix naik sebesar 0.4% di level 1.285.05.

Sementara itu, pada index KOSPI(Korea Composite Stock Price) terpantau turun 5.15 poin di level 2.067.63, sedangkan index utama KOSDAQ naik 2.64 poin di level 564.60.

SilahkanAnda mencoba Demo Account disini.
Perdagangan saham di Wall Street tadi malam telah mencatat kenaikan setelah dirilisnya hasil pertemuan kebijakan The Fed di bulan Juli lalu.

Index Dow Jones Industrial Average telah berakhir naik 59.54 poin, atau 0.4% di level 16.979.13, index S&P 500 telah berakhir naik 4.91 poin, atau 0.3% di level 1.986.51, dan index index Nasdaq Composite naik 1.03 poin, atau kurang dari 0.1% di level 4.526.48.

http://goo.gl/ejzcCv
Pada pergerakkan saham di wilayah AS yang memperlihatkan performa terbaiknya telah dialami oleh perusahaan Home Depot Inc yang naik sebesar 2.86%, Boeing Company naik sebesar 1.43%, dan General Electric Company juga naik sebesar 1.17%.

Sementara itu, adapun penurunan yang telah dialami oleh perusahaan di AS dengan saham Microsoft Corporation yang turun sebesar 0.85%, McDonald’s Corporation juga turun sebesar 0.28%, dan Walt Disney Company yang turun sebesar 0.27%.

Kami menyarankan untuk mencoba demo account kami disini.
Laju IHSG pada perdagangan Kamis (21/8) diprediksi berada pada rentang support 5.160-5.182 dan resisten 5.200-5.215.  Secara teknis, indeks berpeluang membentuk pola white marubozu di bawah upper bollinger band (UBB).  Moving Average Convergence-Divergence (MACD) masih bergerak terbatas dengan histogram positif yang naik tipis. Relative Strength Index (RSI), Stochastic, dan William’s %R mencoba bergerak naik.
 
IHSG mampu bergerak melampaui target resisten (5.173-5.188) seiring masih adanya aksi beli.  Target support dan resisten yang Reza ajukan di atas dengan asumsi kondisi pasar dapat berjalan dengan normal tanpa terpengaruh dengan hasil MK.  Tetapi, jika terpengaruh dan direspons negatif, akan diharapkan dapat terjaga di support 5.125-5.138 dan resisten 5.185-5.196.

Sementara itu, untuk sejumlah saham yang layak dipertimbangkan, antara lain:  Saham PT Perusahaan Gas Negara (PGAS) dalam kisaran Rp 5.800-5.975. White marubozu bersentuhan dengan middle bollinger band (MBB). Relative Strength Index (RSI) bergerak naik diikuti peningkatan RoC. Maintained buy selama berada di atas Rp 5.875.  Saham PT Bank Rakyat Indonesia (BBRI) dalam kisaran Rp 10.850-11.100. Separating lines di atas Middle Bollinger Band (MBB). William’s %R bergerak naik diimbangi pembalikan naik indikator chaikin. Maintained buy selama berada di atas Rp 11.000.

http://goo.gl/ejzcCv
Berikutnya saham PT Media Nusantara Citra (MNCN) dalam kisaran Rp 2.890-2.975. Bearish harami di bawah UBB. William’s %R bergerak turun dan stochastic cenderung flat. Trading sell jika Rp 2.920 gagal bertahan.  Saham PT Summarecon Agung (SMRA) dalam kisaran Rp 1.330-1.415. Bullish engulfing sentuh UBB. Momentum bergerak naik diikuti peningkatan RMI. Trading buy selama berada di atas Rp 1.385.  Saham PT Wijaya Karya (WIKA) dalam kisaran Rp 2.850-2.935. Hammer di bawah UBB. Tren naik terjaga seiring peningkatan parabollic SAR dan Relative Strength Index (RSI). Trading buy selama berada di atas Rp 2.890.

Kemudian saham PT Matahari Departement Strore (LPPF) dalam kisaran Rp 15.975-16.575. Hammer di bawah UBB. RoC dan momentum bergerak naik. Trading buy selama berada di atas Rp 16.425.  Saham PT Gudang Garam (GGRM) dalam kisaran Rp 54.275-55.150. Tweezers top terjaga di atas Middle Bollinger Band (MBB). Stochastic bergerak naik namun, chaikin cenderung flat. Trading buy selama berada di atas Rp 54.950.

Pada perdagangan Rabu (20/8), IHSG  ditutup menguat 24,99 poin (0,484%) ke posisi 5.190,167. Intraday tertinggi 5.190,933 dan terendah 5.166,874.  Volume perdagangan dan nilai total transaksi turun. Investor asing mencatatkan net buy dengan kenaikan nilai transaksi beli dan transaksi jual. Investor domestik mencatatkan net sell.
 
Jangan lupa untuk mencoba demo account kami disnini.
Pergerakan nilai tukar rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta, Rabu sore kembali bergerak di area negatif dan melemah 17 poin menjadi Rp 11.696 dibandingkan sebelumnya Rp 11.679 per dolar AS, menyusul data perumahan Amerika Serikat (AS) yang mengalami pertumbuhan.  Sementara laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menanjak 24 poin didorong penguatan saham-saham unggulan. Dana asing kembali mengalir masuk lantai bursa jelang pengumuman Mahkamah Konstitusi (MK) soal Pemilihan Umum Presiden (Pilpres) 2014.

Tercatat performa dolar AS kembali menggerus kinerja rupiah. Dolar AS menguat setelah data AS tadi malam yang menunjukan pertumbuhan perumahan, kondisi itu menegaskan bahwa perekonomian AS cenderung membaik.  Di sisi lain,  investor di pasar negara berkembang juga terlihat berhati-hati untuk masuk ke pasar keuangan menjelang pertemuan Komite Pasar Terbuka Federal (FOMC).

Di sisi lain, hasil pertemuan FOMC dinanti pasar karena dapat memberikan petunjuk lebih lanjut atas outlook kebijakan moneter AS terkait suku bunga Fed.  Sentimen eksternal, investor juga masih waspada menanti hasil Mahkamah Konstitusi (MK) terkait sengketa pemilu presiden (pilpres) Indonesia.  Seiring pelemahan di transaksi antarbank, pada kurs tengah Bank Indonesia (BI), tercatat mata uang rupiah bergerak melemah menjadi Rp 11.707 dibandingkan posisi sebelumnya di Rp 11.682 per dolar AS.

Dari bursa saham,  IHSG naik tipis 2,427 poin (0,05%) ke level 5.167,595 melanjutkan penguatan kemarin. Aksi beli masih ada meski indeks sudah masuk area jenuh beli.  Perdagangan indeks sempat menanjak cukup tinggi. Namun penguatan ini sedikit melambat lantaran aksi jual di saham konstruksi dan perkebunan.

Menutup  perdagangan Sesi I, IHSG bertambah 9,214 poin (0,18%) ke level 5.174,382. Perlahan tapi pasti IHSG makin dekati level 5.200.  Pada akhir perdagangan, Rabu (20/8), IHSG ditutup melaju 24,999 poin (0,48%) ke level 5.190,167. Sementara Indeks LQ45 menanjak 5,797 poin (0,66%) ke level 886,504.

http://goo.gl/ejzcCv
Tercatat aksi borong saham di menit-menit terakhir langsung mendorong indeks ke titik tertingginya hari ini. Delapan sektor berhasil mencuat berkat aksi beli, dipimpin sektor konsumer.  Dana asing kembali masuk lantai bursa setelah kemarin sempat keluar. Transaksi investor asing sore ini tercatat melakukan pembelian bersih (foreign net buy) senilai Rp 514,6 miliar di seluruh pasar.

Perdagangan kemarin  berjalan moderat dengan frekuensi transaksi sebanyak 209.468 kali dengan volume 6,785 miliar lembar saham senilai Rp 5,702 triliun. Sebanyak 168 saham naik, 123 turun, dan 90 saham stagnan.  Bursa Asia rata-rata menutup perdagangan di teritori positif sore hari ini. Kepercayaan diri investor regional mulai pulih setelah konflik geopolitik beberapa negara mulai mereda.

Sedangkan  situasi dan kondisi bursa-bursa regional sore ini:  Indeks Nikkei 225 naik tipis 4,66 poin (0,03%) ke level 15.454,45, Indeks Hang Seng menguat 36,81 poin (0,15%) ke level 25,159.76, Indeks Komposit Shanghai melemah 5,12 poin (0,23%) ke level 2.240,21, dan  Indeks Straits Times bertambah 7,31 (0,22%) ke level 3.323,74.
 
Info diatas akan lebih bermanfaat jika Anda sekaligus mempraktekan dengan mencoba demo account disini.
  • GBP/USD. Bias bearish dalam jangka pendek khususnya jika harag mampu menembus dibawah area 1.6580 untuk memicu momentum bearish lebih lanjut menuju area 1.6545 atau bahkan lebih rendah. Pada pergerakan ke atas, hanya penembusan di atas area 1.6685 yang akan memicu skenario koreksi bullish lebih lanjut untuk menguji kembali area resisten 1.6730. 

  • USD/JPY. Bias bullish dalam jangka pendek, namun dibutuhkan penembusan di atas area 103.50 untuk memicu tekanan bullish lebih lanjut menuju area resisten kunci 104.04. Support terdekat terlihat disekitar area 102.90, penembusan dibawah area tersbeut akan membawa harga ke zona netral akibat arah pergerakan menjadi tidak jelas dalam jangka pendek, kemungkinan menguji area 102.50.

  • USD/CHF. Bias netral dalam jangka pendek dengan potensi range perdagangan di sekitar area 0.9040 – 0.9130, break konsisten ke bawah area 0.9040 dapat memicu tekanan bearish lanjutan menuju support pada area 0.9020 atau lebih rendah. Untuk pergerakan naik, hanya break ke atas area 0.9130 yang dapat mengubah bias harian kembali bullish menguji kembali area resisten 0.9155

  • AUD/USD. Bias bearish dalam jangka pendek terutama jika harga dapat menembus ke bawah area 0.9270 untuk memicu momentum bearish lanjutan menuju area 0.9240. Resisten terdekat ada di sekitar area 0.9330, break konsisten ke atas area tersebut dapat membawa harga menuju zona netral seetlah arah menjadi tidak jelas dalam jangak pendek kemungkinan menguji area 0.9360.

  • XAU/USD. Bias bearish dalam jangka pendek menguji area 1285. Penembusan di bawah area tersebut seharusnya memicu momentum bearish lebih lanjut menuju area 1280. Pada pergerakan ke atas, resisten terdekat terlihat disekitar area 1295. Penembusan dan gerakan konsisten di atas area tersebut akan membawa harga naik untuk menguji area 1300. 

  • Hang Seng Futures. Bias  bullish dalam jangka pendek, resisten terdekat terlihat disekitar area 25215. Dibutuhkan penembusan di atas area tersebut untuk memicu momentum bullish lebih lanjut menguji area 25340. Namun, kegagalan menembus di atas area tersebut atau selama harga secara konsisten bergerak di bawah area tersebut, maka kemungkinan akan terjadi koreksi menguji area 25000. Penembusan di bawah area tersebut akan membawa harga turun untuk menguji area 24820. 

  • Nikkei Futures. Bias bullish dalam jangka pendek menguji area 15520. Penembusan di atas area tersebut seharusnya memicu momentum bullish lebih lanjut menguji area 15600. Pada pergerakan ke bawah, support terdekat terlihat disekitar area 15400, penembusan di bawah area tersebut akan membawa bias kembali ke netral, berpotensi menguji area 15280.

  • Kospi Futures. Bias kembali netral setelah harga gagal untuk bertahan di atas area 268.00. Namun kami masih lebih memilih outlook bullish selama harga bertahan di atas area 265.75, dengan break kembali ke atas area 268.00 akan menuju area 269.10 dalam jangka pendek sebelum menguji area 271.45. Hanya break kembali ke bawah 265.75 yang dapat mengubah bias kembali bearish menguji area 263.00 dalam jangka pendek.
Silahkan Anda mencoba demo account-nya disini.