Rabu, 16 Juli 2014

Harga CPO di Bursa Malaysia pada perdagangan hari ini (16/7) terpantau sedang mengalami penguatan signifikan. Penguatan harga CPO di Bursa Malaysia diduga dipicu oleh aksi beli pasca anjloknya harga CPO pada perdagangan Senin lalu.

Anjloknya harga CPO pada Senin lalu, diduga mulai memicu aksi beli pada perdagangan hari ini di Bursa Malaysia. Pergerakan harga CPO yang terpantau sedang berada dalam trend cenderung melemah diduga telah membuat posisi harga CPO telah terlalu rendah dan didukung oleh potensi beli investor asing pasca penguatan nilai Dollar AS.

http://goo.gl/rcloKc
Selain faktor aksi beli, harga CPO juga diduga menguat akibat faktor data impor CPO India yang menunjukan level impor tertinggi kedua tahun ini. Berdasarkan data impor CPO India yang rilis senin lalu, meskipun menurun dibandingkan data bulan Mei yang berada di level 654.255 ton impor CPO India tetap berada dalam level tertinggi kedua tahun ini di level 598.247 ton. Hal tersebut memberi indikasi demand CPO dari pengimpor CPO terbesar global tersebut masih cukup tinggi.

Pada perdagangan hari ini di Bursa Malaysia, hingga saat berita ini dibuat harga CPO sedang mengalami penguatan signifikan. Harga CPO Bursa Malaysia untuk kontrak September 2014 naik 1,04% ke tingkat harga 2.315 RM/ton atau menguat 24 RM/ton.

Sementara dari Bursa ICDX, harga CPO juga terpantau sedang mengalami pergerakan menguat. Harga CPO berjangka ICDX untuk kontrak Agustus 2014 naik 0,66% ke tingkat harga Rp 9165 atau menguat Rp 60.

Diprediksi harga CPO berpotensi untuk menguat pada perdagangan hari ini di Bursa Malaysia. Hal tersebut dilandasi oleh dorongan sentimen positif dari data impor India yang mengindikasikan demand CPO negara tersebut masih cukup tinggi. Terkait pergerakan harga, range normal diprediksi akan berada di kisaran 2295-2325 RM/ton.
Harga gula di Bursa ICE US dan LIFFE terpantau bergerak mixed pada perdagangan Selasa 15 Juli 2014. Pergerakan mixed lebih cenderung melemah pada harga gula di kedua bursa dipicu oleh kondisi output global yang masih tinggi.

http://goo.gl/MOQklROutput gula global yang berada dalam kondisi baik terpantau masih cenderung untuk melemahkan harga gula di Bursa ICE US dan LIFFE. Produksi gula, khususnya dari brasil selaku penghasil gula terbesar yang berada dalam level tinggi menjadi pemicu utama terus melemahnya harga gula di bursa global. Terpantau dari data baik produksi tebu dan pengolahan tebu Brasil terbaru, rilis data cenderung mengindikasikan output gula asal Brasil akan berada dalam level tinggi.

Pada perdagangan Selasa 15 Juli 2014 di Bursa ICE US, harga gula terpantau ditutup menguat tipis. Harga gula berjangka ICE US untuk kontrak Oktober 2014 naik 0,12% ke tingkat harga $17,21/ton atau menguat $0,02/ton.

Sedangkan dari Bursa LIFFE, harga gula putih terpantau justru ditutup melemah pada perdagangan kemarin. Harga gula putih berjangka LIFFE untuk kontrak Oktober 2014 turun 0,31% ke tingkat harga $454,30/ton atau melemah $1,40/ton.

Diprediksi harga gula masih akan cenderung bergerak melemah pada perdagangan hari ini. Hal tersebut dilandasi oleh posisi supply dan demand gula yang lebih memberikan pengaruh sentimen negatif terhadap pergerakan harga gula. Terkait pergerakan harga gula, range normal diprediksi akan berada di kisaran $17-$17,35 pada gula ICE US dan $450,5-$460 pada gula putih LIFFE.
Antam kembali menurunkan harga emas batangannya perdagangan hari ini (16/7) setelah perdagangan hari sebelumnya harga emas batangan yang diperdagangkan di butik emas Antam diturunkan Rp. 6000 dari perdagangan awal pekan yang menguat dari harga  akhir pekan lalu. 
http://goo.gl/rcloKc

Patokan Antam menurunkan harga emas batangannya kali ini mengacu pada harga emas spot di pasar komoditi internasional yang terus melemah sejak awal pekan oleh penguatan kurs dolar AS. Perdagangan emas di sesi Amerika yang ditutup dini hari tadi ditutup melemah hingga 0,55% ke posisi 1293,80 USD/t oz.
Antam menurunkan harga emas batangannya Rp.2000 per gram  sehingga  harga minted bars ukuran 1 gram dijual Rp.531.000, demikian juga dengan buybacknya seharga Rp.476.000. Untuk ukuran 5 gram, Antam menjualnya Rp.502.000 per gramnya sehingga total Rp.2.510.000. Harga ukuran lainnya selengkapnya tertera di tabel yang bersumber dari unit pemasaran Logam Mulia Antam.

Gram   Price/Bar    Price/Gr
500245.800.000   491.600
250123.000.000   492.000
10049.250.000   492.500
5024.650.000   493.000
2512.350.000   494.000

Untuk perdagangan emas batangan berikutnya, diperkirakan Antam akan kembali menurunkan harga emasnya kembali seiring pergerakan harga emas spot yang secara teknikal berpotensi melemah dalam kisaran 1293-1320 USD/t oz walaupun akan terjadi pergerakan sideways.

Sebagai informasi dilaporkan juga harga emas spot di pasar Asia mengalami kenaikan, emas sedang bergulir dikisaran 1297 USD/t oz, namun berbeda dengan  harga emas berjangka di bursa Shanghai pagi ini masih melemah 1,50 yuan dari perdagangan sebelumnya khususnya untuk kontrak emas bulan Agustus. 
Yahoo menegaskan akan menggunakan setengah dari pendapatan penjualan saham Alibaba ketika perusahaan e-commerce terkemuka di Cina tersebut melakukan IPO tahun ini. Yahoo juga utarakan akan tetap memiliki saham Alibaba yang merupakan salah satu daya tarik Yahoo bagi investor. 
 
http://goo.gl/5TERw9Yahoo kini memiliki 24% saham di perusahaan retail internet terbesar di dunia tersebut. Alibaba telah menyetujui akan mengurangi jumlah saham yang harus dijual Yahoo dari awalnya 280 juta lembar saham menjadi 140 juta lembar saham. 

Laporan tersebut cukup memberikan sentimen positif terhadap Yahoo yang kemarin melaporkan kinerja keuangan yang buruk. Yahoo memprediksi pendapatan untuk kuartal ketiga berkisar $1,02 hingga $1,06 miliar; lebih rendah dari estimasi analis $1,1 miliar. Saham Yahoo menguat 2,7% setelah perusahaan internet terkemuka AS tersebut merilis laporan keuangannya.

Alibaba akan menjual perdana sahamnya di bursa saham AS pada tahun ini. Analis memprediksi IPO Alibaba dapat menjadi yang terbesar untuk kategori perusahaan teknologi. Analis memperkirakan nilai perusahaan Alibaba dapat mencapai $200 miliar; jauh melebihi dari kombinasi nilai perusahaan Amazon dan e-Bay yang juga bergerak di segmen e-commerce.
International Business Machine (IBM) menjalin kerja sama dengan Apple sebagai upaya lebih lanjut untuk memperbaiki kinerja perusahaan. IBM akan menjual iPhones dan iPads yang telah memiliki aplikasi buatan IBM yang ditargetkan kepada klien enterprise. Kerja sama tersebut diumumkan dua hari sebelum IBM merilis laporan keuangannya. 

http://goo.gl/MOQklRIBM kini tengah berusaha untuk menggeser fokus bisnis ke segmen software dan jasa seiring memburuknya kinerja unit bisnis hardware. IBM telah melakukan serangkaian akuisisi terhadap perusahaan software mobile demi membantu transformasi perusahaan.

IBM berharap penjualan software dapat memberikan kontribusi 50% terhadap laba perusahaan pada tahun 2015 mendatang. IBM akan merilis lebih dari 100 aplikasi yang akan menargetkan segmen ritel, perawatan kesehatan, perbankan, perjalanan, transportasi, dan telekomunikasi. 

IBM akan melengkapi tawaran software nya dengan keamanan, manajemen peralatan mobile, big data, dan analisa. IBM juga berencana untuk mengembangkan layanan cloud yang akan dioptimalkan untuk sistem operasi Apple iOS.
JP Morgan Chase & Co, bank dengan aset terbesar di AS, melaporkan penurunan sebesar 8% pada laba kuartal kedua seiring kemunduran pada perdagangan obligasi dan mata uang oleh institusi besar menekan pendapatan pada usaha perdagangan sekuritas miliknya. Meski demikian, hasil earningsnya masih berada di atas ekspektasi pasar dan saham JPMorgan naik sebanyak 3% pada perdagangan pra pembukaan hari Selasa.

"Menuju akhir kuartal kedua, kami melihat adanya sinyal yang baik pada bisnis kami termasuk kenaikan pada utilisasi grosir, menguatnya jalur segmen perbankan komersil dan bisnis kami, dan sejumlah kemajuan pada aktivitas pasar," menurut pernyataan CEO Jamie Dimon. Laporan ini merupakan yang pertama kalinya sejak Dimon mengumumkan ia mengidap kanker tenggorokan. Dimon pada hari Selasa mengatakan bahwa dirinya merasa “sehat” dan akan tetap mengurus bisnisnya sembari menjalani perawatan.

http://goo.gl/rcloKc
Laba bersih JPMorgan turun menjadi 5.99 juta dollar, atau sebesar $1.46 per lembar saham, dari 6.5 milyar dollar, atau $1.60 per lembar saham, di kuartal yang sama tahun 2013. Pendapatan turun sebanyak 3% menjadi 24.45 milyar dollar. Analis memperkirakan earnings sebesar 1.29 per lembar saham. 

Pendapatan dari pasar fixed-income dan bursa saham turun sebanyak 15% menjadi 3.5 milyar dollar pada kuartal kedua dibandingkan dengan setahun lalu, namun penurunan lebih kecil dari perkiraan. Petinggi JPMorgan sebelumnya mengatakan bahwa pendapatan dari pasar modal turun sekitar 20% dari sethaun lalu, dan berada di bawah ekspektasi pada awal tahun.
DAX berpeluang melanjutkan pelemahan pada perdagangan hari Rabu, walau ada sedikit dorongan positif pada sentimen Global. Tetapi kekuatiran pasar terhadap perbankan Eropa memukul indeks DAX semalam. Pelemahan masih dominan walau dibayangi MA100 daily pada 9650.9.
Bursa Asia bertahan pada hari Rabu dengan sedikit penguatan seiring data ekonomi China, sedangkan pelemahan harga minyak bumi ke level terendah dalam 3 bulan lebih telah memberikan nada positif pada potensi pertumbuhan global.
Laporan data China GDP naik 7.5% dari kuartal sebelumnya 7.4%, China Industrial Production tahunan naik 9.2% dari sebelumnya 8.8%. 

Data Retail sales China turun ke 12.4% dari sebelumnya 12.5%. Tetapi baik secara keseluruhan dan menjadi pegangan bagi para investor akan kestabilan ekonomi untuk kuartal ke-2 setelah awal tahun yang buruk.
Wall Street hanya memberikan sedikit petunjuk setelah para investor memberikan reaksi yang mix kepada pernyataan kepala Federal Reserve Janet Yellen.

http://goo.gl/5TERw9
Yellen mengukuhkan kembali bahwa pasar tenaga kerja US masih jauh dari sehat dan memberikan sinyal Fed akan mempertahankan kebijakan moneter longgar hingga data penerimaan kerja dan pembayaran upah menunjukan efek krisis finansial sudah “benar-benar hilang”.
Tetapi pasar surat berharga terfokus pada komentar bahwa suku bunga akan dinaikan lebih cepat bilamana pasar tenaga kerja berlanjut membaik dengan cepat, dan memicu kenaikan jangka pendek pada surat berharga.

Data ekonomi US terbaru secara umum menguat seiring penguatan data Retail Sales bulan Juni digabungkan dengan revisi naik beberapa bulan sebelumnya dan menyebabkan para analis menaikan tingkat estimasi untuk pertumbuhan ekonomi kuartal ke-2.
Bursa Eropa mengalami pelemahan terpicu pasar kembali mempermasalahkan kondisi perbankan Portugal. Juga data ZEW yang menunjukan moral pelaku pasar Jerman yang turun untuk bulan Juli untuk 7 bulan berturut-turut ke level terendah sejak Desember 2012.

Trend Sideway Bearish.
Res : 9781.0 - 9830.8 - 9881.3
Sup : 9719.5 - 9651.0 - 9620.0
Harga emas kembali mendapatkan tekanan turun pasca testimoni Gubernur Bank Sentral AS Janet Yellen yang membuka kemungkinan kenaikan suku bunga acuan lebih cepat dari perkiraan bila data-data ekonomi AS semakin bagus. Yellen juga menjelaskan program stimulus yang akan berakhir di Oktober 2014.
http://goo.gl/rcloKcHarga emas kemarin sempat rebound ke area $1313 per troy ons, namun akhirnya tertekan turun ke area $1292 (MA 200 grafik 4 jam). Harga kini masih bertahan di 1296, sedikit di atas MA 200 grafik 4 jam tersebut.  

Tekanan turun memang masih membayangi harga emas ini. Namun potensi rebound juga masih terbuka dengan peluang penguatan ke area 1303 (area retracement fibonacci 23,6% dari 1292-1337). Sementara pergerakan di bawah MA 200 grafik 4 jam,  membuka peluang pelemahan harga emas ke area 1281 (area retracement fibonacci 61,8% dari 1240-1345).

Dan pergerakan di atas 1303, berpotensi membawa harga bergerak dalam kisaran 1303-1313.
Hari ini Testimoni Janet Yellen di hadapan anggota House of Representatives bisa menjadi market mover. Bila Yellen kembali membuka kemungkinan kenaikan suku bunga acuan seperti testimoninya kemarin malam di hadapan anggota Senat AS, dollar bisa menguat lagi dan bisa berdampak pada pelemahan harga emas. Dan sebaliknya bila Yellen memberikan keraguan akan kenaikan suku bunga, dollar bisa tertekan turun dan harga emas bisa rebound.
Minyak West Texas Intermediate rebound dari level terendah sejak bulan Mei seiring pertumbuhan ekonomi China melampaui estimasi analis dan cadangan minyak mentah di AS menurun, ini berikan sinyal pada meningkatnya permintaan dari negara dengan tingkat konsumsi terbesar nomor dua di dunia tersebut.

http://goo.gl/5TERw9
Minyak berjangka naik sebanyak 0.5% di New York. GDP China berekspansi sebesar 7.5% di kuartal kedua dari setahun yang lalu, berdasarkan laporan dari biro statistk di Beijing. Cadangan minyak mentah AS kemungkinan turun sebanyak 2.75 juta barel pada pekan lalu, di tunjukan dalam estimasi median dalam survey Bloomberg sebelum pemerintah merilis datanya malam nanti. Suplai turun sebanyak 4.8 juta barel, di laporkan oleh American Peroleum Institute kemarin.

“Itu adalah data yang cukup positif,” kata Ric Spooner, kepala analis di CMC Markets di Sydney pada hari ini. “Tren penurunan pada harga telah turun dengan signifikan jadi investor akan mencari beberapa aksi beli, atau koreksi.”

Minyak WTI untuk bulan Agustus naik sebanyak 49 sen menjadi $100.45 per barel dalam perdagangan elektronik di New York Mercantile Exchange dan saat ini bergerak di kisaran 100.36 pada pukul 12.04 wib. Minyak tergelincir sebesar 95 sen menjadi $99.96 kemarin, itu adalah level penutupan terendah sejak 6 mei. Harga minyak telah naik sekitar 2% pada tahun ini.
Minyak West Texas Intermediate di perdagangkan di dekat level terendah dalam dua bulan sebelum di rilisnya data cadangan minyak mentah oleh pemerintah yang mungkin sinyalkan menguatnya permintaan bahan bakar di AS, yang merupakan konsumen minyak terbesar di dunia.

Minyak berjangka hanya sedikit berubah di New York setelah kemarin turun sebesar 0.9% untuk di tutup di bawah $100 per barel untuk pertama kalinya sejak bulan Mei. Cadangan bensin AS kemungkinan naik sebanyak 950,000 barel pada pekan lalu sedangkan pasokan minyak mentah turun, menurut hasil survey Bloomberg sebelum data di rilis oleh Energy Information Administration pada hari ini. Produksi minyak Libya naik menjadi 550,000 barel perhari, lebih dari dua kali lipat dari produksi tanggal 23 Juni, menurut data dari perusahaan BUMN National Oil Corp.

http://goo.gl/5TERw9
Para investor saat ini sedang menunggu “data suplai pada malam ini di AS,” kata Ric Spooner, kepala analis di CMC Markets di Sydney, pada hari ini. “Penggerak utama pergerakan minyak saat ini adalah meredanya resiko ketegangan geopolitik.”

Minyak WTI bulan Agustus bergerak di kisaran $100.30 per barel dalam perdagangan elektronik di New York Mercantile Exchange, naik sebesar 34 sen pada pukul 09.07 wib. Minyak tergelincir sebesar 95 sen menjadi $99.96 kemarin, itu adalah level terendah sejak penutupan tanggal 6 Mei. Harga minyak telah naik 1.9% pada tahun ini.

Cadangan bensin AS kemungkinan naik untuk pekan kedua sampai tanggal 11 juli untuk menjadi kisaran 215.3 juta barel, menurut estimasi median dalam survey Bloomberg terhadap 10 analis. Pasokan menyusut sebanyak 1.6 juta, di laporkan oleh American Petroleum Institute di Washington kemarin.
Harga minyak sempat merosot lebih dari $2 barel pada hari Selasa, memperdalam penurunan terbesar tahun ini akibat meningkatnya pasokan minyak dari Libya dan data ekonomi yang kurang apik mempertajam kekhawatiran pasar global sedang mendekati kejenuhan.

http://goo.gl/5TERw9Harga minyak dunia mengabaikan risiko geopolitik yang sebelumnya mendorong harga naik sejak bulan April, dan aksi jual meningkat dalam beberapa hari terakhir akibat trader mengalihkan fokus dari gejolak di Irak dan Libya ke lemahnya fundamental dunia. Meski gejolak masih berlangsung di Tripoli, namun output minyak Libya telah naik menjadi 588.000 barel per hari, naik sekitar 25% dari akhir pekan lalu.

Pasokan minyak mentah masih solid, namun pasar minyak tertekan akibat data ekonomi yang lebih buruk dari estimasi dari beberapa negara dengan ekonomi terbesar. Di China, penurunan aktivitas penyulingan dan lemahnya pembelian telah mengurangi permintaan akan minyak mentah.

Minyak pada perdagangan Selasa ditutup pada level $100,17 per barel, dengan level terendah harian $99,01 dan tertinggi $101.06.
http://goo.gl/rcloKcDollar Selandia Baru turun ke level terendah dalam sepekan setelah data menunjukkan indeks harga konsumen negara tersebut naik di bahwa estimasi analis, meningkatkan taruhan bahwa Reserve Bank akan hentikan sementara naikan biaya pinjaman.

Indeks dollar di perdagangkan di dekat level tertinggi tiga pekan sebelum di rilisnya data hari ini yang mungkin menunjukkan naiknya produksi pabrik, mendukung prospek untuk tingginya biaya pinjaman. Ketua Federal Reserve mengatakan kepada senat di parlemen kemarin bahwa suku bunga mungkin naik lebih cepat dari perkiraan pasar jika pasar kerja terus membaik lebih cepat dari perkiraan. Pound berada di bawah 0.1% dari level terkuat dalam hampir dua tahun terhadap euro sebelum dirilisnya data hari ini yang mungkin menunjukkan tingkat penganguran di Inggris turun.

“Sepertinya reaksi kiwi dibenarkan, berdasarkan pembacaan CPI yang hasilnya di bawah estimasi analis,” kata Ray Attrill, seorang analis mata uang di National Australia Bank Ltd. di Sydney, tentang penurunan Selandia BAru. “Itu telah membuat RBNZ mendapatkan sedikit dapatkan ruang untuk kebijakan selanjutnya.” NAB melihat suku bunga mungkin akan di naikan di bulan Juli dan Desember.

Mata uang Selandia Baru turun sebesar 0.5% menjadi $0.8725 pada pukul 08.45 wib dari kemarin, setelah menyentuh level $0.8718, itu adalah level terlemah sejak 7 Juli.
http://goo.gl/rcloKcDollar menguat terhadap mata uang negara berkembang di Asia setelah ketua Federal Reserve Janet Yellen berkomentar atas outlook untuk suku bunga AS, sementara itu mata uang Selandia Baru tergelincir pada data inflasi.

Greenback menguat setidaknya sekitar 0.2% terhadap mata uang Asia seperti Korea Selatan, Malaysia dan Thailand, menyentuh level terkuat sejak bulan April terhadap won, sedangkan Kiwi melemah sekitar 0.6%.

Di saat Yellen mengatakan kepada anggota parlemen AS bahwa stimulus masih di perlukan, dia mengatakan bahwa suku bunga dapat di naikan lebih cepat dari perkiraan jika pasar kerja terus membaik lebih cepat dari perkiraan.

China diproyeksikan pada hari ini akan melaporkan tingkat pertumbuhan ekonomi yang bertahan di level 7.4% di kuartal kedua, di saat penjualan retail dan produksi industri naik di bulan Juni. Harga konsumen di Selandia Baaru naik di bawah perkiraan analis pada kuartal lalu, dengan bank sentral akan mengkaji ulang pandangan mereka terhadap biayan pinjaman pada pekan depan.

“Data terbaru pada ekonomi AS terus membaik dan menunjukkan bahwa resiko terhebat untuk perubahan sikap Fed menuju kenaikan suku bunga yang lebih cepat dari perkiraan,” kata Ric Spooner, kepala analis pasar di CMC Markets di Sydney. “Trader akan lebih hati-hati menuju perilisan data GDP China.”
http://goo.gl/rcloKcEuro anjlok pada hari Selasa pasca hasil survey ZEW Jerman mengindikasikan ekonomi terbesar Eropa mengawali kuartal ke-3 dengan lemah. Indeks sentimen ekonomi ZEW Jerman merosot ke level terendah 1½-tahun menjadi 27,1 yang mematahkan ekspektasi penurunan menjadi 28. 

Masalah berkepanjangan yang tengah menimpa bank terbesar Portugal juga turut membebani sentimen investor. Yield obligasi 10-tahun Portugal melonjak seiring saham Banco Espirito Santo anjlok lebih dari 10%, dipicu kekhawatiran investor tentang eksposur bank ke perusahaan induk. 

"Data ZEW cukup mengecewakan," kata Jeremy Stretch, kepala strategi mata uang pada CIBC World Markets. "Namun kita membutuhkan sesuatu dari Yellen untuk melihat Euro/Dollar bergerak lebih rendah."
http://goo.gl/rcloKcSterling melesat ke level puncak dalam 6-tahun terakhir versus Dollar AS pada hari Selasa pasca data secara tak terduga menunjukkan inflasi Inggris berakselerasi pada laju tercepat sejak Januari, yang mendukung ekspektasi kenaikan suku bunga pada tahun ini. 

Office for National Statistics melaporkan harga konsumen tumbuh 1,9% pada bulan Juni, melampaui perkiraan 1,6%. Data lainnya juga menunjukkan kenaikan harga rumah, dengan harga property di London menorehkan rekor lonjakan 20,1% sepanjang 12 bulan hingga Mei. 

Bagaimanapun, beberapa faktor dinilai masih mengancam rally Sterling. Valentin Marinov, analis mata uang Citi, mengatakan bahwa voting untuk kemerdekaan Skotlandia yang rencananya akan digelar pada 18 September mendatang tetap beresiko menghambat pembelian Sterling terhadap Dollar.
Pasar Seoul – Korea Selatan nampak tertekan di kisaran negatif pada perdagangan hari Rabu (16/7) lantaran sikap investor terbawa suasana pasar Asia yang lesu setelah bursa Wall Street berakhir variatif semalam.

Kalangan investor secara umum cenderung mengaitkan prospek investasi mereka dengan kekhawatiran terhadap berakhirnya stimulus dari Federal Reserve Amerika Serikat. Sehingga aksi jual nampak terlihat di sejumlah sektor di lantai bursa Seoul.

Bahkan para investor terkesan mengabaikan rilis data-data ekonomi China yang apik termasuk data domestik yang muncul pagi ini. Pemerintah Korsel merilis tingkat pengangguran negeri gingseng menurun menjadi 3.6% di bulan Juni dari bulan sebelumnya di angka 3.7%.
http://goo.gl/MOQklR

Sebelumnya di hari Selasa, pemerintah merilis data eksport Korsel yang muncul sebesar 2.5% di bulan Juni, masih sama dengan angka di bulan sebelumnya. Kokohnya tingkat eksport ini membuat neraca perdagangan Korsel selama bulan Juni turut meningkat menjadi $5.50 milyar dibanding bulan sebelumnya sebesar $5.30 milyar.

Sedangkan China merilis data-data ekonomi yang rata-rata meningkat di atas ekspektasi para ekonom dan analis. Sementara indeks utama Kospi (KS11) tercatat melemah (-0.15%) atau terkikis (-3.08) poin pada kisaran 2009.64.

Di lantai bursa beberapa saham blue-chips masih terpantau menguat seperti Hyundai Motor dan KIA Motors yang masing-masing rally sekitar 1 persen.
http://goo.gl/MOQklRLantai bursa Australia nampak tergerus di perdagangan hari Rabu (16/7) meskipun data-data ekonomi dari China memberikan gambaran pertumbuhan yang meningkat.  

Rupanya kalangan investor di bursa Sydney lebih cenderung mengaitkan prospek investasi mereka dengan kekhawatiran terhadap berakhirnya stimulus dari Federal Reserve Amerika Serikat. Sehingga aksi jual turut mewarnai aktivitas perdagangan di lantai bursa.  

Di bursa Sydney nampak saham Karoon Gas Australia Ltd. merosot hingga 1.5%. Sedangkan saham Qantas Airways Ltd. tergerus 1.4% setelah kabar menunjukkan bahwa amandemen UU Penjualan Qantas akan menaikkan batasan atas investasi asing di maskapai tersebut.

Namun demikian saham-saham pertambangan terbesar negeri itu masih terlihat mendulang gain. Tercatat saham Rio Tinto Ltd. rally 1%, saham Fortescue Metals Group Ltd. melesat 1.9%, saham BHP Billiton Ltd. menguat 0.3%, dan saham Whitehaven Coal Ltd. melonjak 1.3%.

Sementara indeks utama Sydney ASX-200 terpantau terkikis -0.14% atau -7.60 poin pada kisaran area 5503.70.
Indeks Shanghai China terpantau menguat tipis di perdagangan hari Rabu (16/7) terutama setelah pemerintah merilis sederet data-data ekonomi yang apik sehingga memotivasi minat beli terhadap sektor ekuitas di lantai bursa.

http://goo.gl/MOQklR
Kalangan investor terutama menyambut data pertumbuhan GDP China kuartal II yang naik 7.5% dibanding kuartal yang sama satu tahun yang lalu pada level 7.4%. Sedangkan dibanding kuartal sebelumnya, pertumbuhan ekonomi juga meningkat sebesar 2% terhadap 1.4% pada triwulan pertama tahun ini.
Di lantai bursa sejumlah saham berbasis infrastruktur nampak paling unggul dalam merespon data tersebut. Setidaknya saham China State Construction melonjak lebih dari 4% dan saham Daqin Railway melesat hingga sekitar 2.3%.

Hingga sekitar pukul 10.00 WIB, indeks utama Shanghai komposit China terlihat hanya mampu menguat tipis +0.06% dan mencatat kenaikkan +1.27 poin pada kisaran 2071.63. Sedangkan Indeks utama Hang Seng (.HSI) juga tercatat menguat tipis +0.22% atau +51.63 poin pada kisaran 23511.59.
Hang Seng mempertahankan penguatan setelah serangkain data Cina yang baru dirilis membuat investor lebih yakin dengan keberlanjutan momentum pertumbuhan ekonomi terbesar No.2 di dunia tersebut. GDP tahunan Cina tumbuh 7,5% di Q2 2014; lebih tinggi dari prediksi dan publikasi sebelumnya 7,4% di Q1 2014. Produksi industri tahunan Cina naik 9,2% untuk bulan Juni; lebih tinggi dari estimasi 9,0% dan publikasi sebelumnya 8,8%. Laju investasi juga meningkat menjadi 17,3% meski penjualan ritel mencatatkan perlambatan dengan hanya naik 12,4% di Juni. 
http://goo.gl/MOQklR 
Serangkaian data tersebut dapat memberikan bukti bahwa perekonomian Cina kini mulai stabil setelah mengalami perlambatan di awal tahun. Ini juga tunjukan bahwa kebijakan stimulus mini yang telah diluncurkan Beijing cukup efektif untuk menjaga momentum pertumbuhan ekonomi. Hang Seng futures naik 0,22% dan kini diperdagangkan di level 23485.

Meski demikian, investor terlihat enggan mendorong kenaikan indeks terlalu tinggi setelah Ketua Federal Reserve Janet Yellen isyaratkan bank sentral AS dapat mempercepat rencana kenaikan suku bunga jika perbaikan sektor tenaga kerja lebih cepat dari yang diprediksi. Data tenaga kerja AS terakhir cukup solid dengan tingkat pengangguran yang terus turun hingga menyentuh 6,1% untuk bulan Juni. 
 
Ini berarti Fed mungkin dapat lebih cepat menaikan suku bunga dari konsensus pertengahan 2015. Kebijakan suku bunga rendah Fed merupakan salah satu faktor penopang rally bursa saham global. Jika Fed tengah bersiap untuk menaikan suku bunga lebih cepat dari seharusnya maka ini juga dapat berarti berkurangnya potensi rally saham lebih lanjut.
Kospi mencatatkan penguatan tipis setelah berlanjutnya pelemahan won mengurangi kekhawatiran investor terhadap outlook pendapatan eksportir Korea Selatan. Won sentuh 1032.70 terhadap Dollar AS di awal sesi Asia; menjauhi level terkuat 5 tahun 1007.90 yang diraih pekan lalu. Jika pelemahan won berlanjut maka ini dapat menjaga produk ekspor Korea Selatan tetap kompetitif di pasar internasional.   

http://goo.gl/MOQklR
Meski demikian, investor terlihat enggan mendorong kenaikan indeks terlalu tinggi setelah Ketua Federal Reserve Janet Yellen isyaratkan bank sentral AS dapat mempercepat rencana kenaikan suku bunga jika perbaikan sektor tenaga kerja lebih cepat dari yang diprediksi. Data tenaga kerja AS terakhir cukup solid dengan tingkat pengangguran yang terus turun hingga menyentuh 6,1% untuk bulan Juni. 

Ini berarti Fed mungkin dapat lebih cepat menaikan suku bunga dari konsensus pertengahan 2015. Kebijakan suku bunga rendah Fed merupakan salah satu faktor penopang rally bursa saham global. Jika Fed tengah bersiap untuk menaikan suku bunga lebih cepat dari seharusnya maka ini juga dapat berarti berkurangnya potensi rally saham lebih lanjut.

Investor juga terlihat berhati-hati menjelang publikasi serangkaian data Cina pagi ini. Cina akan merilis data GDP, produksi investasi, investasi, dan penjualan ritel pada jam 09.00 WIB. Serangkaian data tersebut dapat memberikan petunjuk lebih lanjut atas kondisi perekonomian terbesar No.2 di dunia tersebut. Kospi futures naik 0,21% dan kini diperdagangkan di level 261.90
Bursa saham AS fluktuatif pada hari Selasa, investor menilai laporan earning yang apik dari sektor perbankan dan kekhawatiran dari Federal Reserve mengenai valuasi di antara perusahaan media social dan biotech.

http://goo.gl/MOQklRPimpinan Fed, Janet Yellen, memberikan sinyal akan mempercepat rencana kenaikan suku bunga jika pasar tenaga kerja terus menunjukkan peningkatan yang lebih cepat dari yang diperkirakan. Namun Yellen juga menegaskan waktu untuk menaikkan suku bunga belum tiba, mengingat ketidakpastian yang mengelilingi outlook ekonomi. Stimulus moneter dikatakan masih diperlukan mengingat pasar tenaga kerja yang masih kendur dan tingkat inflasi yang belum mencapai target Fed.

JP Morgan Chase dan Goldman Sachs menguat setelah memberikan laporan kuartalan lebih baik dari estimasi. Facebook dan Yahoo melemah setelah Fed, dalam laporan kebijakan moneter, menunjukkan kekhawatiran akan valuasi saham perusahan social media kecil dan biotech.

Setelah sempat menguat 64 poin dan menyentuh rekor intraday, Dow Jones bergerak antara penguatan dan pelemahan sebelum ditutup menguat 5,26 poin atau 0,03% menjadi 17060,68. S&P 500 melemah 3,82 poin atau 0,2% menjadi 1973,28. Nasdaq turun 24,03 poin atau 0,5% menjadi 4416,39.
  • EUR/USD. Bias bearish dalam jangka pendek, namun dibutuhkan penembusan di bawah area 1.3550 untuk memicu momentum bearish lebih lanjut menuju area 1.3510, sebelum menguji kembali area support kunci 1.3485. Resisten terdekat terlihat disekitar area 1.3620, penembusan konsisten di atas area tersebut akan membawa harga ke zona netral akibat arah pergerakan menjadi tidak jelas dalam jangka pendek kemungkinan menguji area 1.3645.

  • GBP/USD. Bias bullish dalam jangka pendek, khususnya jika harga mampu menembus area 1.7175 untuk memicu momentum bullish lebih lanjut menuju area resisten 1.7200 – 1.7220. Support terdekat terlihat disekitar area 1.7130, penembusan konsisten di bawah area tersebut akan membawa harga ke zona netral akibat arah pergerakan menjadi tidak jelas. Namun secara keseluruhan skenario masih bullish selama harga bertahan di atas area 1.7085.

  • USD/JPY. Bias bullish dalam jangka pendek khususnya jika harga mampu menembus area 101.75 untuk memicu momentum bullish menuju area 102.15. Support terdekat terlihat disekitar area 101.30, hanya penembusan di bawah area tersebut akan mengubah bias intraday kembali ke bearish untuk menguji kembali area 101.00 atau lebih rendah.

  • USD/CHF. Bias bullish dalam jangka pendek khusunya jika harga mampu menembus di atas area 0.8970 untuk memicu momentum bullish menuju setidaknya area 0.9000, sebelum menguji kembali area 0.9025. Support terdekat terlihat disekitar area 0.8930, penembusan konsisten di bawah area tersebut akan membawa bias kembali ke zona netral akibat arah pergerakan menjadi tidak jelas dalam jangka pendek kemungkinan menguji kembali area 0.8905.

  •  AUD/USD. Bias bearish dalam jangka pendek setelah berada pada wilayah jenuh beli, namun dibutuhkan penembusan di bawah area 0.9335 untuk memicu momentum bearish lebih lanjut menuju area 0.9315, sebelum membidik area support kunci 0.9270. Resisten terdekat terlihat di sekitar area 0.9390, penembusan konsisten di atas area tersebut akan membawa harga ke zona netral akibat arah pergerakan menjadi tidak jelas dalam jangka pendek kemungkinan menguji kembali area 0.9425.

  • XAU/USD. Bias bearish dalam jangka pendek menguji area 1291, dibutuhkan penembusan di bawah area tersebut untuk memicu momentum bearish lebih lanjut untuk menguji area 1285, sebelum membidik area 1276. Pada pergerakan ke atas, resisten terdekat terlihat disekitar area 1304, penembusan dan gerakan konsisten di atas area tersebut akan membawa harga naik, berpotensi menguji area 1312.

  • Hang Seng Futures. Bias bullish dalam jangka pendek, resisten terdekat terlihat disekitar area 23500. Penembusan dan gerakan konsisten di bawah area tersebut seharusnya memicu momentum bullish lebih lanjut menguji kembali area 23630. Disisi lain, penembusan di bawah area 23340 akan membawa bias kembali ke netral akibat arah pergerakan menjadi tidak jelas, lebih jauh menguji area 23210.

  • Nikkei Futures. Bias netral dalam jangka pendek, resisten terdekat terlihat disekitar area 15440. Penembusan di atas area tersebut seharusnya memicu momentum bullish membidik area 15525. Pada pergerakan ke bawah, penembusan dan gerakan konsiten di bawah area 15220 akan membawa bias kembali ke bearish, lebih jauh menguji kembali area 15165.

  • Kospi Futures. Secara keseluruhan, bias masih netral. Namun pola candlestick Doji pada grafik 4 jam mengindikasikan koreksi bearish dalam jangka pendek kembali ke atas area 259.20 sebelum menguji area 257.30 dan 255.45. Sementara untuk pergerakan naik, hanya break ke atas area 263.30 yang dapat memicu tekanan bullish lanjutan menuju area 265.25.