Poundsterling menguat tipis terhadap dollar pada perdagangan sesi Asia pagi ini, setelah sebelumnya melemah dalam lima hari beruntun. Minutes rapat kebijakan moneter terakhir Bank of England yang akan dirilis sore ini dapat menjadi penggerak signifikan sterling.
Laporan inflasi Inggris di bulan Juni sempat membuat sterling menyentuh level tertinggi dalam enam tahun terakhir terhadap dollar pada 15 Juli lalu, namun setelahnya mata uang Inggris tersebut terus mencatat penurunan harian. Office for National Statistics pada 15 Juli lalu melaporkan inflasi Inggris tumbuh 1,9% pada bulan Juni, melampaui perkiraan 1,6%. Persentase tersebut mendekati batas atas yang ditetapkan BOE sebesar 2,0%, sehingga semakin menguatkan spekulasi bank sentral Inggris tersebut akan menaikkan suku bunga lebih cepat dari perkiraan sebelumnya.
GBPUSD saat ini diperdagangkan pada kisaran 1.7071 menjauhi level terendah harian 1.7057.
Laporan inflasi Inggris di bulan Juni sempat membuat sterling menyentuh level tertinggi dalam enam tahun terakhir terhadap dollar pada 15 Juli lalu, namun setelahnya mata uang Inggris tersebut terus mencatat penurunan harian. Office for National Statistics pada 15 Juli lalu melaporkan inflasi Inggris tumbuh 1,9% pada bulan Juni, melampaui perkiraan 1,6%. Persentase tersebut mendekati batas atas yang ditetapkan BOE sebesar 2,0%, sehingga semakin menguatkan spekulasi bank sentral Inggris tersebut akan menaikkan suku bunga lebih cepat dari perkiraan sebelumnya.Gejolak yang terjadi di Ukraina setelah jatuhnya pesawat Malaysia Airlines penerbangan MH17 sempat menyeret juga menyeret pergerakan sterling beberapa hari terakhir. Investor akan memperhatikan minutes untuk melihat sinyal apakah BOE akan menaikkan suku bunga lebih cepat. Selain itu juga akan memperhatikan pernyataan dari Gubernur BOE, Mark Carney, yang dijadwalkan akan berpidato di Glasgow.





0 komentar:
Posting Komentar
Silahkan Tinggalkan Komentar Anda Gan